Palestina Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19

26 March 2020, 19:18.
Aktivitas desinfeksi sedang dilakukan oleh petugas pertahanan sipil yang mengenakan pakaian pelindung, di jalan-jalan, stasiun bus, rumah sakit, museum, sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19, pada 12 Maret 2020 di Ramallah, Tepi Barat. [Issam Rimawi - Anadolu Agency]

Aktivitas desinfeksi sedang dilakukan oleh petugas pertahanan sipil yang mengenakan pakaian pelindung, di jalan-jalan, stasiun bus, rumah sakit, museum, sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19, pada 12 Maret 2020 di Ramallah, Tepi Barat. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

RAMALLAH (Middle East Monitor) – Rabu (25/3/2020), Palestina melaporkan kematian pertama akibat coronavirus, Anadolu melaporkan.

Juru bicara pemerintah Palestina Ibrahim Milhem, kepada wartawan di Ramallah, mengatakan seorang pasien wanita berusia 60 tahun – dengan tantangan kesehatan serius – meninggal di Tepi Barat yang diduduki.

Milhem mengatakan 64 kasus terdeteksi di Tepi Barat dan Jalur Gaza, dan 17 pasien telah pulih.

Sejak muncul di Wuhan, Cina, Desember lalu, virus telah menyebar ke setidaknya 172 negara dan wilayah, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di Amerika Serikat.

Data menunjukkan lebih dari 441.100 kasus positif terinfeksi telah dilaporkan di seluruh dunia; dengan hampir 20.000 kematian dan lebih dari 111.900 pemulihan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Antisipasi Pandemi Covid-19, PBB: Gencatan Senjata di Yaman Penting dan Mendesak
Persatuan Komite Wanita Palestina Gaungkan Kampanye Global; Selamatkan Anak dan Wanita Palestina di Penjara ‘Israel’ »