Serdadu Zionis Bangun Jalan Baru untuk Pemukim Ilegal di Barat Bayt Lahm

24 June 2020, 07:19.
Sebuah jalan baru bagi para pemukim ilegal ‘Israel’ sedang dibangun secara ilegal oleh serdadu zionis di tanah Palestina di Desa Nahalin, sebelah barat Bayt Lahm. (Twitter)

Sebuah jalan baru bagi para pemukim ilegal ‘Israel’ sedang dibangun secara ilegal oleh serdadu zionis di tanah Palestina di Desa Nahalin, sebelah barat Bayt Lahm. (Twitter)

PALESTINA (Middle East Monitor) – Sebuah jalan baru bagi para pemukim ilegal ‘Israel’ sedang dibangun secara ilegal oleh serdadu zionis di tanah Palestina di Desa Nahalin, sebelah barat Bayt Lahm.

Kantor berita Wafa melaporkan, jalan baru akan menghubungkan dua permukiman ilegal Yahudi: Beitar Illit dan Modi’in Illit; masing-masing terletak di sebelah barat Bayt Lahm dan di sebelah timur Lod (Lydda).

Wakil Pemimpin Desa Nahalin, Hani Fanoun, mengatakan bahwa buldoser dan peralatan serdadu mulai memperluas jalan pintas dengan lebar sepuluh meter dan panjang dua kilometer, sehingga merampas tanah Palestina di daerah Ein Fares.

Fanoun menambahkan bahwa area tanah Palestina yang disita untuk tujuan perluasan jalan pintas khusus pemukim akan memisahkan 3.000 dunam (300 hektar) lahan pertanian Palestina.

Kondisi ini menyulitkan petani dan penduduk setempat untuk mencapai lahan pertanian mereka.

Dia mencatat bahwa pekerjaan konstruksi ‘Israel’ – yang terus mengganggu wilayah tersebut – terjadi pada waktu yang sulit.

Yakni ketika seluruh wilayah Tepi Barat sedang berjibaku mengendalikan penyebaran virus corona.

Mereka juga datang dua minggu menjelang rencana aneksasi ‘Israel’ atas petak-petak besar Tepi Barat; sebagai bagian dari “kesepakatan abad ini” ala AS. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dampak Blokade Zionis, Satu Juta Muhajirin Palestina Kekurangan Makanan di Gaza
Erdogan: “Delapan Tahun Terakhir, 25.000 Muhajirin Meninggal di Laut Mediterania” »