Warga Kota Duma Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Dikeroyok Pemukim Ilegal Yahudi

26 June 2020, 18:26.
Foto: Arsip Palinfo

Foto: Arsip Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Seorang pria Palestina dirawat di rumah sakit setelah ia dikeroyok oleh gerombolan pemukim ilegal Yahudi di Kota Duma, selatan Nablus, pada Kamis (25/6/2020) malam.

Ghassan Daghlas, seorang pejabat Palestina yang bertanggung jawab atas urusan permukiman di Tepi Barat utara, mengatakan bahwa para gerombolan pemukim menyerang Mohammed Abdulhafeedh (28 tahun).

Ghassan menambahkan bahwa pria itu, yang kini dirawat di rumah sakit, berasal dari Desa Qira, di timur laut Salfit.

Sehari sebelumnya, serdadu zionis melukai sedikitnya tiga puluh delapan warga Palestina di Baitul Maqdis Timur, setelah serdadu menembakkan peluru baja berlapis karet dan bom gas air mata di daerah Abu Dis.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan bahwa kru PRCS sempat memberikan pertolongan pertama kepada sembilan warga Palestina, yang ditembak dengan peluru baja berlapis karet ke berbagai bagian tubuh mereka.

PRCS juga mencatat bahwa dua puluh dua warga lainnya yang kondisinya lemas karena efek inhalasi gas air mata telah dirawat.

Empat warga lainnya menderita beberapa luka bakar, sementara tiga lainnya menderita memar.

Sumber dan saksi setempat di Abu Dis, menyatakan bahwa puluhan warga Palestina turun ke jalan-jalan kota, setelah serdadu menyerbu.

Serdadu menembakkan tabung gas air mata dan peluru baja berlapis karet, untuk membubarkan mereka.

Protes di Abu Dis menguat seiring peningkatan aksi serdadu zionis di seluruh wilayah Baitul Maqdis Timur yang diduduki, selama beberapa tahun terakhir. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Nelayan Aceh Selamatkan 94 Muhajirin Rohingya yang Terombang-ambing di Lautan
Warga Sipil Korban Penyiksaan Rezim Suriah: “Kami Terus Disiksa, Sampai Mengaku Lakukan Kejahatan” »