Pasukan Keamanan Turki Lumpuhkan Tiga Teroris PKK di Wilayah Timur Provinsi Tunceli

27 June 2020, 11:03.
Seorang tentara Turki ambil bagian dalam operasi kontraterorisme di provinsi Siirt Turki pada 25 Juni 2020. Foto: DHA

Seorang tentara Turki ambil bagian dalam operasi kontraterorisme di provinsi Siirt Turki pada 25 Juni 2020. Foto: DHA

TURKI (Daily Sabah) – Pasukan keamanan Turki melumpuhkan tiga teroris PKK, termasuk teroris yang dicari, di wilayah timur Provinsi Tunceli.

Demkian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Turki, Jum’at (26/6/2020).

Satu regu pasukan menumpas para teroris di Distrik Ovacik Tunceli.

Di antara para teroris yang dilumpuhkan itu adalah Osman ??leyen, dengan nama sandi Arges; seorang teroris PKK yang termasuk dalam kategori abu-abu dari daftar teroris yang dicari Kementerian Dalam Negeri.

Daftar pencarian orang dibagi menjadi lima kategori kode warna, dengan merah sebagai yang paling dicari, diikuti oleh biru, hijau, oranye, dan abu-abu.

Operasi terus berlanjut di wilayah itu.

Dalam lebih dari 40 tahun operasi terornya melawan Turki, PKK, yang digolongkan sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa, bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.

Pasukan keamanan Turki secara teratur melakukan operasi kontraterorisme di provinsi bagian timur dan tenggara Turki, di mana PKK telah berusaha untuk membangun basis yang kuat.

Angkatan Bersenjata Turki (TSK) juga melakukan operasi lintas-perbatasan di Irak utara, sebuah wilayah di mana teroris PKK memiliki tempat persembunyian dan pangkalan untuk melakukan serangan terhadap Turki, dengan perhatian khusus pada penargetan teroris tingkat tinggi. (Daily Sabah)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Badan Intelijen Turki Bebaskan 170 Sandera Dalam 11 Tahun Terakhir, Paling Banyak di Suriah
Apresiasi Warga Aceh, Amnesty International: “Muhajirin Rohingya Membutuhkan Perlindungan Jangka Panjang” »