Bersama Tim FDP, Sahabat Al-Aqsha Salurkan Amanah Masyarakat Indonesia untuk Muhajirin #RohingyaKita di Aceh

29 June 2020, 18:47.
Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

ACEH (Sahabat Al-Aqsha) Alhamdulillah, amanah masyarakat Indonesia melalui Sahabat Al-Aqsha (SA) untuk 99 Muhajirin Rohingya telah ditunaikan Tim Forum Dakwah Perbatasan (FDP) di Aceh pada hari Ahad (28/6/2020).

Tim FDP dan SA menyalurkan sembako, pakaian, peralatan shalat, perlengkapan mandi, serta kebutuhan lainnya untuk keluarga #RohingyaKita, yang pada hari Rabu (24/6/2020) kemarin ditemukan terdampar di perairan Aceh Utara, lalu diselamatkan warga setempat.

Ahad (28/6/2020) pagi, Tim FDP dan SA juga menyerahkan sarapan beserta satu truk air mineral kepada Tim Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk kebutuhan 99 orang keluarga #RohingyaKita.

Sebagian besar keluarga #RohingyaKita yang ditolong warga Aceh Utara dan ditampung di bekas kantor imigrasi tersebut adalah perempuan dan anak-anak.

Terlihat pula warga Aceh yang berbondong-bondong berada di depan gedung ingin turut membantu keluarga #RohingyaKita, namun harus menunggu karena akses masuk dibatasi.

Dalam siaran langsung Sahabat Al-Aqsha, Sabiyurrahman, salah seorang Muhajirin Rohingya ketika diwawancara mengisahkan bahwa keluarga #RohingyaKita ini mulai berlayar sejak 4 bulan yang lalu.

Tepatnya antara tanggal 28 atau 29 Februari, dari wilayah sekitar perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Muhajirin Rohingya yang ada di kapal induk datang tidak secara bersamaan, melainkan pada waktu yang berbeda-beda.

Kapal induk tersebut dinahkodai orang-orang Buddha Myanmar. Bahkan ada sebagian di antaranya yang merupakan purnawirawan serdadu Myanmar.

Untuk bisa menaiki kapal, setiap penumpang harus membayar sejumlah uang tertentu. Meskipun begitu, di sana mereka tetap harus berbagi satu porsi makanan untuk 6-7 orang.

Di tengah perjalanan, sebagian penumpang dipisah ke perahu-perahu yang lebih kecil. Salah satunya kapal yang terdampar di perairan Aceh Utara ini.

Tidak terlalu jelas jumlah penumpang di perahu tersebut. Namun Sabiyurrahman mengatakan ada sekira 15 orang yang meninggal selama perjalanan.

Sementara masih ada perahu-perahu lain yang belum bisa dipastikan keberadaannya hingga saat ini.

Farid Abu Ahmed, aktivis Rohingya Youth Foundation, mengatakan bahwa Muslim Rohingya selama ini selalu menjadi korban dari dua kejahatan besar.

Yakni, kejahatan genosida di Myanmar dan kejahatan perdagangan manusia oleh oknum-oknum yang mencoba meraup keuntungan duniawi dari penderitaan yang dialami keluarga #RohingyaKita.

Farid menyerukan perlunya investigasi serius untuk mengungkap jaringan perdagangan manusia ini, agar Muslim Rohingya tak lagi menjadi korban.

Di samping itu, keluarga #RohingyaKita di kamp pengungsian Bangladesh juga menghadapi masalah lain. Yakni ketiadaan fasilitas pendidikan yang memadai untuk generasi-generasi penerus mereka.

Musim penghujan yang segera datang sangat rentan mengakibatkan banjir di wilayah yang dekat dengan Sungai Naf tersebut.

Tenda-tenda di kamp pengungsian yang hanya terbuat dari plastik dan bambu kemungkinan akan banyak yang rusak karena tak kuat menahannya.

Farid mengungkapkan bahwa solusi inti dari semua permasalahan yang dialami keluarga #RohingyaKita tersebut ialah pengakuan atas hak-hak dasar mereka, termasuk pengakuan atas identitas mereka sebagai etnis pribumi di Arakan.

Sehingga mereka bisa kembali pulang ke tanah airnya dengan terhormat dan dipenuhi semua hak asasinya.

Terakhir, Farid mewakili seluruh warga Rohingya untuk menyampaikan rasa syukur kepada Allah dan terima kasih kepada rakyat Indonesia, atas semua kebaikan serta kepedulian yang telah ditunjukkan.

“Saya berterima kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya rakyat Aceh. Dan sekarang dunia sedang membicarakan kepahlawanan Indonesia yang diwakili oleh rakyat Aceh dalam menyelamatkan dan membantu saudara-saudara Rohingya-nya,” ungkap Farid.

#Rohingya bersabar

Aceh kuatkan

Allah menangkan…

Sempurnakan kebaikan ini, jangan berhenti.

Infaq Rohingya

BSM 77 33 123456

a.n. Sahabat Al-Aqsha Yayasan

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pengganti Qassem Soleimani Kunjungi Daerah Abu Kamal di Suriah Timur
Kelompok-kelompok Palestina di Gaza Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Zionis »