Kelompok-kelompok Palestina di Gaza Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Zionis

30 June 2020, 17:51.
Gerakan Islam, pasukan nasional, serta faksi-faksi di Gaza, Ahad (28/6/2020), mencapai kesepakatan mengenai dokumen yang menguraikan rencana aksi nasional terpadu untuk menghadapi "kesepakatan abad ini" ala AS. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Gerakan Islam, pasukan nasional, serta faksi-faksi di Gaza, Ahad (28/6/2020), mencapai kesepakatan mengenai dokumen yang menguraikan rencana aksi nasional terpadu untuk menghadapi “kesepakatan abad ini” ala AS. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

PALESTINA (Middle East Monitor) – Gerakan Islam, pasukan nasional, serta kelompok-kelompok di Gaza, Ahad (28/6/2020), mencapai kesepakatan mengenai dokumen yang menguraikan rencana aksi nasional bersatu untuk menghadapi “kesepakatan abad ini” ala AS.

Teknis rencana tersebut di antaranya mengaktifkan perlawanan terpadu atau menyeluruh untuk menghadapi rencana aneksasi atau pencaplokan.

Mereka juga menyerukan khalayak luas untuk ambil bagian dalam hari kemarahan pada 1 Juli dan aktivitas besar dengan partisipasi semua kelompok di Gaza.

Pada akhir pertemuan nasional bertajuk “Bersatu melawan keputusan aneksasi dan kesepakatan abad ini”, kelompok-kelompok tersebut menyerukan implementasi yang berkelanjutan dan pelaksanaan segera dari keputusan PNC dan PCC untuk menarik pengakuan dari penjajahan dan penarikan dari Kesepakatan Oslo; termasuk kewajiban keamanan, politik dan ekonomi dan semua yang bersumber darinya.

Kelompok-kelompok tersebut menyerukan pertemuan darurat untuk menyepakati keputusan bersama guna menghentikan keputusan aneksasi dan meluncurkan kampanye nasional untuk menghadapi rencana dan ‘kesepakatan abad ini’.

Kampanye ini dapat menghasilkan pembentukan komite perlindungan dan pembalasan.

Pernyataan bersama itu menyerukan perlunya membentuk komite media khusus untuk mengawasi kampanye media besar, serta pembentukan komite hukum untuk menyiapkan langkah hukum yang komprehensif untuk mengecam pendudukan.

Gembong zionis Benjamin Netanyahu berencana untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat dan Lembah Yordan mulai 1 Juli.

Palestina meyakini zionis bakal mencaplok lebih dari 30 persen wilayah Tepi Barat. (Middle East Monitor)

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bersama Tim FDP, Sahabat Al-Aqsha Salurkan Amanah Masyarakat Indonesia untuk Muhajirin #RohingyaKita di Aceh
Yordania Kecam Rencana Penjajah Zionis Bangun Elevator di Kawasan Masjid Al-Aqsha »