58 Organisasi Kemanusiaan Desak Pemerintah AS Kecam Kejahatan Genosida Myanmar Atas Warga Rohingya

19 July 2020, 14:19.
Foto: Rohingya Vision

Foto: Rohingya Vision

AMERIKA SERIKAT – Sebanyak 58 organisasi kemanusiaan mengirim surat terbuka pada tanggal 16 Juli 2020 kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Michael Pompeo, agar ia menyatakan di depan publik bahwa Myanmar telah melakukan kejahatan genosida dan pelanggaran berat atas kemanusiaan terhadap warga Rohingya.

Mereka menjelaskan bahwa dengan menyatakan hal tersebut, AS akan membantu memimpin dunia untuk mengadili Myanmar atas kejahatan besarnya sekaligus mencegah penganiayaan lebih lanjut terhadap etnis Rohingya.

Pasalnya, bukti-bukti terjadinya genosida dan pelanggaran berat atas kemanusiaan sudah terdokumentasi dengan sangat jelas dan meyakinkan.

Selain memperkuat upaya peradilan internasional, pernyataan tersebut akan meningkatkan pengawasan internasional di mana saat ini militer Myanmar masih terus menarget warga Rohingya dan warga sipil lainnya di Myanmar.

Di tengah wabah Covid-19 yang sangat menghabiskan fokus setiap negara ini, pernyataan dari Gedung Putih bahwa Myanmar telah bersalah akan membuat perhatian internasional terhadap penderitaan warga Rohingya tetap terjaga.

Sekaligus menjadi jalan bagi AS untuk melakukan langkah-langkah diplomasi maupun tekanan secara ekonomi kepada Myanmar agar menghentikan kejahatannya.

Pernyataan ini pun sejalan dengan temuan Departemen Luar Negeri AS yang menyimpulkan bahwa serangan Myanmar terhadap etnis minoritas Rohingya merupakan hal yang “direncanakan dan terkoordinir dengan baik” serta “dilakukan secara ekstrem, dengan skala besar, tersebar luas, dan sengaja untuk menteror maupun mengusir warga Rohingya”.

Tim hukum yang dikerahkan Departemen Luar Negeri AS melakukan investigasi tersebut menganalisanya berdasarkan bukti-bukti nyata bahwa kejahatan genosida telah dilakukan Myanmar.

Begitu pula temuan Tim Pencari Fakta (TPF) PBB yang menyimpulkan bahwa terdapat kesengajaan dari Myanmar untuk melakukan genosida terhadap etnis Rohingya, baik secara keseluruhan maupun sebagiannya.

Bahkan TPF PBB mewanti-wanti bahwa Myanmar masih meneruskan upaya genosida tersebut dan warga Rohingya berada dalam ancaman serius.

58 organisasi kemanusiaan ini mendesak AS untuk menunjukkan kepemimpinan dan keberaniannya agar dunia bersikap tegas terhadap kejahatan genosida yang terjadi. (*)

 

 

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Sekap Tujuh Mantan Tawanan Palestina di Baitul Maqdis
Lebih dari 65 Wanita Palestina Ditawan Serdadu Zionis Selama Paruh Pertama 2020 »