Tim SAR Turki Angkat 56 Jenazah Pengungsi dari Dasar Danau Van

19 July 2020, 20:13.
Pasukan keamanan Turki mengangkat jenazah para pengungsi yang mengalami kecelakaan di Danau Van, Turki Timur, 19 Juli 2020. (AA)

Pasukan keamanan Turki mengangkat jenazah para pengungsi yang mengalami kecelakaan di Danau Van, Turki Timur, 19 Juli 2020. (AA)

TURKI (Daily Sabah) – Selama akhir pekan ini, enam mayat diangkat dari dasar Danau Van di Turki timur.

Kini, jumlah total jenazah pengungsi – yang menumpang kapal yang tenggelam akhir bulan lalu – yang dievakuasi menjadi 56.

Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) terus melanjutkan upaya mengangkat jenazah yang tersisa di dasar Danau Van, danau terbesar di Turki.

Pihak berwenang telah menahan lima tersangka atas insiden tersebut.

Sejak dimulainya wabah koronavirus, jumlah pengungsi yang tiba di Turki telah menurun.

Tetapi lebih dari 20.000 orang telah mencapai Danau Van pada tahun ini, menurut Menteri Dalam Negeri Süleyman Soylu.

“Dari jumlah tersebut, 16.000 pengungsi ditolak masuk, tetapi 4.500 berhasil masuk secara ilegal,” tambah Soylu.

Turki telah menjadi titik transit utama bagi para pengungsi yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai kehidupan baru, terutama mereka yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan.

Sebelumnya, kapal yang membawa para pengungsi akhirnya ditemukan Rabu (8/7/2020) oleh pasukan keamanan Turki; 10 hari setelah tenggelam pada 30 Juni 2020.

Tim pencarian dan penyelamatan menggunakan teknik pemindaian selama 10 hari guna mencoba menemukan kapal yang hilang, yang tenggelam tiga hari setelah berlayar.

Gubernur Van mengumumkan, kapal itu ditemukan berada di kedalaman 106,5 meter (349 kaki).

Puluhan orang diduga menumpang kapal itu, yang berlayar dalam cuaca badai. Para pengungsi diyakini berasal dari Pakistan, Afghanistan, dan Iran.

Tahun lalu, tujuh pengungsi tenggelam, sementara 64 lainnya diselamatkan, ketika kapal mereka terbalik di Danau Van.

Danau Van berlokasi dekat dengan perbatasan dengan Iran dan berada di jalur yang telah digunakan para pengungsi, terutama dari Afghanistan, untuk memasuki Turki dengan harapan mencapai Eropa.

Para penyelundup diyakini memilih untuk mengangkut para pengungsi menyeberangi Danau Van untuk menghindari pos pemeriksaan polisi. (Daily Sabah)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Lebih dari 65 Wanita Palestina Ditawan Serdadu Zionis Selama Paruh Pertama 2020
Penjajah ‘Israel’ Paksa Warga Baitul Maqdis Hancurkan Rumahnya, Dua Keluarga Tergusur »