Jelang Shalat Jum’at 24 Juli, Erdogan Pantau Kondisi Terkini Masjid Ayasofya

20 July 2020, 20:46.
Foto: AP

Foto: AP

ISTANBUL (Daily Sabah) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdo?an, yang telah menandatangani dekrit pengembalian status museum Ayasofya menjadi masjid, mengunjungi landmark Istanbul tersebut, Ahad (19/7/2020).

Kunjungan Erdogan dilakukan menjelang dimulainya kembali shalat Jum’at pada 24 Juli 2020 mendatang.

Erdogan didampingi oleh para menteri dan kepala Presidensi Urusan Agama selama kunjungannya.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Nuri Ersoy dan Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya menginformasikan kepada Presiden tentang perkembangan pekerjaan di bagian dalam Ayasofya yang sedang dipersiapan untuk tempat ibadah.

Diketahui, jumlah pengunjung Ayasofya meningkat setelah putusan pengadilan membuka jalan untuk memulihkan status museum.

Setelah Ayasofya, Erdogan mengunjungi sebuah masjid yang sedang dibangun di Taksim Square Istanbul dan sebuah pusat kebudayaan yang juga sedang dibangun di seberang masjid.

Langkah Pertama Pembebasan Al-Aqsha

Erdogan menandatangani dekrit tentang pembukaan kembali Ayasofya sebagai masjid pada Jumat (10/7/2020).

Hal ini dilakukan setelah pada hari yang sama, Pengadilan Tinggi Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang mengubah Ayasofya menjadi museum.

Alasannya, Ayasofya dimiliki oleh Fatih Sultan Mehmet Han Foundation. Dimana Sultan Mehmet II (Muhammad Fatih), yang berhasil menaklukkan Kontantinopel (Istanbul kala itu), menetapkan bahwa situs tersebut merupakan masjid yang boleh dipakai siapa saja tanpa ada pungutan biaya apapun.

Sehingga dekrit tahun 1934 yang dikeluarkan Dewan Kementerian Turki untuk mengubah Ayasofya menjadi museum, dinyatakan tidak sah karena hal tersebut berada di luar yurisdiksinya.

Larangan shalat di bangunan terbesar di Istanbul tersebut akhirnya dicabut dan kini siapa saja boleh melaksanakannya.

“Pemulihan Ayasofya ini merupakan langkah pertama dalam pembebasan Masjid Al-Aqsha. Keputusan ini menambah kekuatan kita dan akan membantu umat Muslim bangkit dari masa keterpurukan,” sebut Erdogan dalam pidato kenegaraannya.

“In syaa Allah, kita akan melaksanakan shalat Jum’at berjamaah pada tanggal 24 Juli sekaligus membuka kembali Ayasofya sebagai tempat ibadah,” lanjutnya. (Daily Sabah)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 14 Tahun Diblokade; Produksi Anjlok, 300.000 Warga Gaza Kehilangan Pekerjaan
Serangan Bom Mobil Terjadi di Perbatasan Suriah-Turki; 5 Warga Sipil Tewas, 85 Terluka »