Mosaik di Masjid Ayasofya Akan Ditutup Tirai Selama Pelaksanaan Shalat

21 July 2020, 17:37.
Foto: Muhammed Enes Y?ld?r?m - Anadolu Agency

Foto: Muhammed Enes Yildirim – Anadolu Agency

ISTANBUL (Middle East Monitor) – Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, Ahad (19/7/2020), mengatakan mosaik bernuansa Kristiani di Masjid Ayasofya akan ditutup menggunakan tirai selama pelaksanaan shalat.

Pekerjaan untuk mempersiapkan interior Ayasofya sebagai masjid terus berlanjut, lapor Reuters.

Pihak berwenang mengatakan pekan lalu bahwa mosaik akan ditutup dengan tirai atau laser ketika shalat Jum’at digelar 24 Juli 2020.

Dalam sebuah wawancara dengan penyiar NTV, Kalin mengatakan beberapa mosaik bernuansa Kristiani yang berada di arah kiblat akan ditutup dengan tirai.

Adapun mosaik lain tidak menimbulkan hambatan, karena tidak terletak di arah kiblat. Kalin tidak mengatakan apakah mosaik itu akan tetap terbuka sepanjang waktu.

Di luar pelaksanaan shalat, Ayasofya akan terbuka untuk semua pengunjung dan wisatawan.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan Ayasofya dipulihkan statusnya sebagai masjid, ketika awal bulan ini pengadilan memutuskan konversi masjid menjadi museum pada tahun 1934 adalah pelanggaran hukum.

Ayasofya berasal dari abad keenam dan memiliki sejarah sebagai gereja dan masjid, sebelum diubah menjadi museum.

Presiden Erdogan telah mengunjungi Masjid Ayasofya, Ahad (19/7/2020), untuk memeriksa kemajuan dalam mempersiapkan interior bangunan. (Middle East Monitor)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Hancurkan Pos Layanan Tes Covid-19 di Tepi Barat
24 Juli, Sahabat Al-Aqsha Akan Siarkan Langsung Shalat Jum’at di Masjid Ayasofya »