Gubernur Istanbul Pastikan Shalat Jum’at Siap Digelar di Masjid Ayasofya

24 July 2020, 10:11.
Foto: web24.news

Foto: web24.news

ISTANBUL (web24.news | bianet) – Gubernur Istanbul, Ali Yerlikaya, memastikan shalat Jum’at siap digelar di Masjid Ayasofya hari ini, 3 Dzulhijjah 1441 H / 24 Juli 2020.

Gubernur Ali Yerlikaya mengatakan terdapat 3 zona shalat untuk jamaah pria dan 2 zona shalat untuk jamaah wanita, serta terdapat 11 titik kontrol.

Lima ruang terbuka disediakan untuk para jamaah untuk mencegah kepadatan sekaligus mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Pintu masuk ke area shalat akan dibuka mulai pukul 10.00 pagi (08.00 GMT).

Jamaah akan diizinkan masuk setelah melalui pemeriksaan keamanan.

Pengukuran suhu tubuh dan kontrol masker akan dilakukan di pintu masuk. 101 unit ambulans disiagakan.

Beberapa ruas jalan dan jalur metro akan ditutup sebelum dan selama waktu shalat.

Yerlikaya mengingatkan para jamaah yang datang ke Masjid Ayasofya harus mengenakan masker dan membawa sajadah, serta mengedepankan kesabaran dan pengertian untuk melindungi diri dari wabah.

Direktorat Urusan Agama mengumumkan telah menunjuk tiga imam dan lima muazzin untuk Masjid Ayasofya.

“Ayasofya kembali pada identitasnya. Semua Muslim bersemangat. Kami melakukan persiapan maksimal. Kita akan menjalani hari yang luar biasa ini bersama-sama,” ujar Yerlikarya.

Menuju Al-Aqsha Merdeka

Presiden Erdogan meneken dekrit pengembalian status museum Ayasofya menjadi masjid setelah Pengadilan Tinggi Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang mengubah Ayasofya menjadi museum.

Alasannya, Ayasofya dimiliki oleh Fatih Sultan Mehmet Han Foundation. Dimana Sultan Mehmet II (Muhammad Fatih), yang berhasil menaklukkan Konstantinopel (Istanbul kala itu), menetapkan bahwa situs tersebut merupakan masjid yang boleh dipakai siapa saja tanpa ada pungutan biaya apapun.

Sehingga dekrit tahun 1934 yang dikeluarkan Dewan Kementerian Turki untuk mengubah Ayasofya menjadi museum, dinyatakan tidak sah karena hal tersebut berada di luar yurisdiksinya.

“Pemulihan Ayasofya ini merupakan langkah pertama dalam pembebasan Masjid Al-Aqsha. Keputusan ini menambah kekuatan kita dan akan membantu umat Muslim bangkit dari masa keterpurukan,” sebut Erdogan dalam pidato kenegaraannya. (web24.news | bianet)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pengungsi Berhak Dilindungi, Malaysia Cabut Hukuman Cambuk 27 Muhajirin Rohingya
Serdadu Zionis Culik Sejumlah Warga Palestina di Beberapa Daerah di Tepi Barat »