Qatar Kembali Salurkan Bantuan untuk Warga Gaza

27 July 2020, 10:34.
Warga Gaza mengantre untuk menerima bantuan yang diberikan oleh Qatar, 1 April 2020 [Mohammed Asad / Middle East Monitor]

Warga Gaza mengantre untuk menerima bantuan yang diberikan oleh Qatar, 1 April 2020 [Mohammed Asad / Middle East Monitor]

GAZA (Middle East Monitor) – Komite Qatar untuk Rekonstruksi Gaza, Jum’at (24/7/2020), mengumumkan bahwa mereka mulai menyalurkan bantuan tunai kepada keluarga yang membutuhkan di Jalur Gaza pada hari Sabtu (25/7/2020).

Qatar News Agency melaporkan, Ketua Komite Duta Besar Mohammed Al-Emadi mengatakan bahwa bantuan itu disalurkan untuk keluarga Gaza bekerja sama dengan Qatar Fund for Development.

Al-Emadi menjelaskan bahwa distribusi dilakukan melalui kantor pos di Provinsi Jalur Gaza untuk 100.000 keluarga, senilai $100 per keluarga. Distribusi akan berlanjut hingga Rabu mendatang.

Semua tindakan keamanan dan protokol kesehatan diberlakukan selama pendistribusian bantuan, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sejak November 2018, komite telah menyalurkan bantuan bulanan ini dan mendanai pengembangan program kerja di Gaza.

Gaza telah berada di bawah pengepungan ketat Israel sejak 2007 dan telah menjadi target tiga perang ‘Israel’ yang merusak selama pengepungan ini.

Populasi Gaza 2 Juta Jiwa, 300.000 Warga Kehilangan Pekerjaan

Sebelumnya, anggota Parlemen Palestina dan Ketua Komite Rakyat Melawan Pengepungan, Jamal al-Khudari, Jum’at (7/7/2020), memperingatkan bahwa tingkat kehilangan pekerjaan di Jalur Gaza telah melonjak menjadi sekitar 60% karena blokade selama 14 tahun.

Al-Khudari mengatakan lebih dari 300.000 orang di Gaza kehilangan pekerjaan. Sementara populasi di Gaza pada tahun 2019 mencapai 2 juta jiwa.

Dia menambahkan bahwa produksi di pabrik-pabrik Gaza telah turun ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya (sekira 30%) karena pembatasan ekspor, situasi ekonomi yang memburuk, dan wabah Covid-19.

Dia menunjukkan bahwa blokade telah menyebabkan ratusan fasilitas industri dan komersial di Gaza tutup.

Al-Khudari menyerukan penghentian blokade di Jalur Gaza dan pembukaan perlintasan, memungkinkan impor dan ekspor tanpa batasan, serta mencabut larangan banyak jenis bahan baku yang dibutuhkan di sektor industri.

Laporan internasional telah memperingatkan bahwa kemiskinan dan kehilangan pekerjaan diperkirakan akan mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, jika situasi saat ini tidak diatasi.

Al-Khudari menyerukan pentingnya menggalang dana dukungan internasional untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang sangat memerlukan intervensi secepatnya. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjaga Pantai Turki Selamatkan Lebih dari 900 Muhajirin Dalam Sebulan Terakhir
Serdadu Zionis Tawan 2 Mantan Anggota Parlemen Palestina »