Temuan Riset: ‘Israel’ Hancurkan dan Tutup Puluhan Masjid; Belasan Lainnya Dijadikan Bar, Restoran, dan Museum

29 July 2020, 19:21.
Masjid Umari di Tiberias (Wikipedia)

Masjid Umari di Tiberias (Wikipedia)

PALESTINA (Middle East Monitor) – Salah satu landmark daerah Tiberias adalah bangunan masjid yang dikenal sebagai masjid Zaydani.

Masjid tersebut dibangun di atas arsitektur Mamluk, dengan kubah besar dan menara.

“Seperti kebanyakan orang Palestina, penduduk Tiberias telah menyelamatkan diri ke Suriah dan Libanon saat peristiwa Nakba,” ujar Kamal Khatib dari High Follow-up Committee for Arab Citizens of ‘Israel’.

“Keluarga Zaydani pun pindah ke Kota Nazareth yang berdekatan,” katanya.

Keluarga Zaydani telah meminta aparat penjajah mengizinkan mereka merenovasi Masjid Umari. Namun aparat Tiberias menolak, dengan alasan akan merenovasinya.

“Tetapi tidak ada yang terjadi. Bahkan masjid telah ditutup, dan aparat zionis melarang jamaah maupun pengunjung memasukinya,” katanya.

Studi ini menunjukkan bahwa 40 masjid telah dihancurkan, ditutup, atau ditinggalkan, sementara 17 lainnya diubah menjadi bar, restoran, atau museum.

Misalnya, Masjid Al-Ahmar di kota utara Safed yang diubah menjadi gedung konser. Sementara Masjid Al-Jadid di kota Caesarea diubah menjadi sebuah bar, menurut temuan penelitian.

Khatib mengatakan, sebelum peristwa Nakba, masjid-masjid tersebut dipenuhi jamaah.

“Namun, setelah Nakba, masjid-masjid dihancurkan, terutama di desa-desa. Masjid-masjid lain diubah menjadi sinagog, bar, museum, kafe, atau restoran.”

Khatib mengatakan penjajah zionis telah memberlakukan aturan untuk menyita properti warga Palestina, yang meninggalkan rumah mereka.

“Knesset mengesahkan law of absentees, yang menjadi acuan penjajah menyita bangunan dan properti warga Arab yang meninggalkan rumah mereka ke daerah lain,” ujarnya. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hadapi Aneksasi Zionis ‘Israel’, Mantan Pemimpin Hamas Serukan Konfrontasi Menyeluruh
Sipir Positif Covid-19, Tawanan Palestina di Penjara Ramon Dikarantina »