Aparat Saudi Tahan 244 Orang yang Mencoba Laksanakan Ibadah Haji Tanpa Izin Resmi

31 July 2020, 17:27.
Jamaah haji melaksanakan thawaf mengelilingi Ka'bah di Makkah, Arab Saudi pada 29 Juli 2020 [STR / AFP / Getty Images]

Jamaah haji melaksanakan thawaf mengelilingi Ka’bah di Makkah, Arab Saudi pada 29 Juli 2020 [STR / AFP / Getty Images]

ARAB SAUDI (Middle East Monitor) – Pemerintah Arab Saudi telah menahan 244 orang yang mencoba memasuki Makkah tanpa izin resmi untuk melaksanakan ibadah haji.

Kantor berita Safa melaporkan, tindakan penahanan dilakukan karena kerajaan tengah memberlakukan langkah-langkah ketat dalam mengekang penyebaran Covid-19.

Media melaporkan, tim keamanan Saudi dapat mengidentifikasi dan membuktikan bahwa orang-orang yang ditahan sedang bersiap menuju Makkah.

Pihak berwenang meminta ummat untuk mematuhi instruksi terkait perang melawan penyebaran virus corona selama masa puncak haji.

Kementerian Dalam Negeri Saudi memperingatkan akan mendeportasi siapa pun yang memasuki Makkah tanpa izin, selain mengenakan denda 10.000 riyal ($ 2.667).

Imbas Covid-19, Arab Saudi membatasi jumlah jamaah haji tahun ini hanya 1.000 orang. Sebelumnya, masa puncak haji dipadati hingga 2,5 juta orang. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Satu Pintu Masuk Bantuan di Suriah Ditutup, Ancaman Kelaparan Massal Mengintai
Turki Bersumpah Akan Membalas Serangan terhadap Pasukannya di Suriah »