Soroti Normalisasi UEA-’Israel’, Zulfi Akmal: “Seolah-olah Ayat 14 Surah Al-Mujadilah Baru Diturunkan”

10 September 2020, 21:17.
Foto: dw.com

Sumber: dw.com

PALESTINA – Uni Emirat Arab (UEA) berharap kesepakatan normalisasi dengan ‘Israel’ akan selesai bulan ini.

Mereka terus menjaga hubungan yang “hangat” dengan penjajah zionis.

Terkini, seorang pejabat Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (8/9/2020), mengatakan bahwa serangan-serangan zionis ‘Israel’ terhadap Gaza tidak akan mempengaruhi kesepakatan normalisasi hubungan UEA dengan ‘Israel’.

Ali Al-Nuaimi, Ketua Komite Pertahanan, Dalam Negeri, dan Luar Negeri Dewan Federal UEA, mengatakan bahwa perdamaian hangat dengan ‘Israel’ dapat bertahan dari terpaan krisis, termasuk penyerangan di Gaza.

Dalam periode antara 2008 dan 2014, ‘Israel’ melancarkan tiga serangan besar terhadap daerah Gaza, yang menyebabkan kehancuran berskala besar dan kematian ribuan warga Palestina.

Putra Mahkota UEA Mohammad Bin Zayed pun kemungkinan segera mengunjungi daerah yang dicaplok ‘Israel’.

Seorang akademisi Indonesia, lulusan Al-Azhar Al-Sharif, Zulfi Akmal, mencermati fenomena normalisasi ala UEA-’Israel” ini.

Berikut tulisan di akun Facebooknya, awal September 2020, yang dikutip Sahabat Al-Aqsha.

Subhanallah, seolah-olah ayat ini baru turun barusan.

Kawan, baca ayat ini perlahan-lahan ya, lalu lihat kenyataan. Pasti kawan merasakan apa yang saya rasakan. Ayat ini barusan turun dari langit. Bukan 14 abad yang lalu. Berikut terjemahannya;

“Tidakkah engkau perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang telah dimurkai Allah sebagai sahabat? Orang-orang itu bukan dari (kaum) kamu dan bukan dari (kaum) mereka. Dan mereka bersumpah atas kebohongan, sedang mereka mengetahuinya”. [Surah Al-Mujadilah 14]

Sekalipun bila kita bertemu orang seperti ini di tengah pasar atau berpapasan di jalan, pasti kita mengira mereka ustadz, buya, dan syekh.

Padahal bukan. Mereka bukan dari golongan kita kaum muslimin, juga bukan dari golongan mereka orang kafir. Mereka orang tengah. Entah tengah yang mana.

====

Dalam Shahih Tafsir Ibnu Katsir, bahasan tentang QS Al-Mujadilah ayat 14-19 diulas dalam sub-bagian “celaan kepada orang-orang munafiq”.

Allah mengingkari sifat kaum munafiq yang memberikan loyalitas mereka secara sembunyi-sembunyi kepada orang-orang kafir.

Sedangkan pada waktu yang sama mereka tidak bersama orang-orang kafir itu, dan tidak pula bersama orang-orang mukmin.

Sebagaimana firman Allah dalam QS An-Nisaa’: 143, yang artinya;

Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman atau kafir): tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir). Barangsiapa yang disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya”. (QS An-Nisaa’: 143)

Adapun firman Allah yang artinya; “Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman”, yakni orang-orang Yahudi; di mana orang-orang munafiq memberikan loyalitas kepada mereka dan berkonspirasi dengan mereka secara diam-diam (bathin). (*)

Sumber: https://web.facebook.com/zulfiakmal/posts/10217727643284683

Sumber: dw.com

Sumber: dw.com

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas Kecam Liga Arab yang Gugurkan Resolusi Antinormalisasi UEA-’Israel’
Belum Genap Dua Bulan Bebas, Penjajah ‘Israel’ Panggil Paksa Tokoh Senior Hamas »