Kecam Normalisasi Hubungan Bahrain-’Israel’, Hamas: “Pengkhianatan terhadap Palestina dan Baitul Maqdis”

12 September 2020, 18:42.
Sumber: Palinfo

Sumber: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Gerakan Hamas mengecam keras kesepakatan normalisasi hubungan Bahrain dengan ‘Israel’.

Hamas menyebutkan sebagai langkah yang tidak bisa diterima dan produk lain dari kelemahan Liga Arab.

“Apa yang dilakukan Kerajaan Bahrain, dalam hal perjanjiannya dengan entitas zionis pada apa yang disebut kesepakatan perdamaian dan normalisasi, merupakan aib. Satu lagi negara Arab telah jatuh tersungkur dan mengalami kemunduran politik. Ini merupakan kesalahan besar penguasa Bahrain,” kata Hamas.

Hamas menyebut kesepakatan Bahrain-’Israel’ sebagai ancaman nyata bagi keamanan kawasan Arab dan merugikan perjuangan Palestina.

“Rangkaian langkah tersebut, yang diprakarsai oleh penguasa Emirat, kemudian penguasa Bahrain, merupakan kejahatan politik. Situasi ini mencerminkan kegagalan yang menyedihkan dalam membaca tendensi zionis terhadap wilayah tersebut. Mereka akan berkontribusi untuk mendukung kesepakatan abad ini dan merusak fondasi solidaritas Arab,” kata Hamas.

Hamas menegaskan kecaman dan penolakan atas deklarasi tersebut, dan menganggapnya sebagai tikaman berbahaya baru di punggung rakyat Palestina.

“Kesepakatan itu merupakan tindakan pengkhianatan terhadap Palestina dan Baitul Maqdis, sekaligus sebuah langkah yang berlawanan dengan kepentingan Bahrain, serta negara-negara Arab dan Muslim,” kata Hamas. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Muhajirin Palestina yang Sempat Ditahan di RI Akhirnya Berkumpul dengan Keluarganya di Turki
21 Warga Terluka Akibat Serangan Bom di Timur Laut Suriah »