Ditinggalkan Warga Rohingya Saat Genosida Berkecamuk, Kini Sejumlah Desa Dijadikan Permukiman Warga Buddha

14 September 2020, 21:59.

MYAMNAR (Reuters) – Pada saat desa-desa Rohingya dihilangkan dari peta resmi negara, rezim Myanmar justru menambah dua desa baru sebagai permukiman warga Buddha di tahun 2020 ini.

Salah satunya Desa Inn Din, yang tadinya dihuni sekira 6.000 Muslim Rohingya lalu

ditinggal pergi demi menyelamatkan diri dari kekejaman serdadu Myanmar di tahun 2017.

Pada tahun berikutnya, pemerintah negara bagian Rakhine sudah mulai membangun pemukiman baru di desa tersebut untuk warga Buddha, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Hingga akhirnya kawasan tersebut menjadi desa baru di tahun 2020, bersama Desa Khauk Pandu yang terletak tak jauh dari Inn Din.

Padahal sudah jelas bahwa Mahkamah Internasional (ICJ) pada akhir Januari 2020, memerintahkan Myanmar untuk menjaga segala hal yang bisa menjadi bukti terkait kasus genosida Rohingya.

Untuk proses repatriasi antara Bangladesh-Myanmar, seorang pejabat Bangladesh menjelaskan kepada Reuters bahwa Myanmar sama sekali tak menunjukkan perubahan sikap terkait etnis Rohingya.

Pada bulan Maret, pemerintah Myanmar mengirim 840 nama Muhajirin Rohingya yang bisa diterima untuk dipulangkan ke dua wilayah di Rakhine bagian utara, yakni Hla Poe Kaung dan Thet Kay Pin.

Namun ternyata, banyak di antara nama-nama tersebut yang bukan berasal dari kedua wilayah itu.

Bahkan ada Muhajirin Rohingya yang dimasukkan ke dalam daftar tersebut, tapi anggota keluarganya yang lain tidak.

Sementara gambar satelit menunjukkan bahwa pemukiman di dua wilayah yang dimaksud rezim Myanmar itu telah dikelilingi pagar tembok yang dilengkapi menara-menara pengawas.

Muhajirin Rohingya telah menegaskan bahwa mereka tidak akan mau kembali jika ditempatkan di kamp-kamp konsentrasi.

“Hal ini sungguh mengkhawatirkan,” kata Jafar Ahmed, seorang Muhajirin Rohingya, “Saya tidak tahu apakah kami akan bisa kembali ke tanah air kami lagi.” (Reuters)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PBB: “Belasan Desa Rohingya Dihapus Rezim dari Peta Resmi Myanmar”
“Pengadilan” Zionis ‘Israel’ Putuskan Masjid Al-Qa’qa’ di Baitul Maqdis Harus Dihancurkan »