VIDEO – Warga Sudan Korban Banjir Bandang Terima Tanda Cinta dari Warga Indonesia

27 October 2020, 19:00.
Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

SUDAN (Sahabat Al-Aqsha) – Agustus 2020 menjadi masa yang sangat menyedihkan bagi sebagian besar masyarakat Sudan.

Saat itu, negara yang dikenal dengan negeri dua Nil ini dilanda banjir bandang dengan ketinggian 1,5 meter. 118 orang meninggal dunia dan 54 orang terluka.

Selain itu, 5.950 hewan ternak hanyut, sekira 40 ribu rumah runtuh, serta 57 ribu rumah rusak.

Berdasarkan informasi dari organisasi sosial setempat, terdapat sekitar 300 titik yang terkena banjir dan 100.000 KK yang terdampak banjir.

Terjadinya banjir bandang di Sudan disebabkan karena negara tetangga, Mesir, terlambat membuka bendungannya, yang kemudian mengakibatkan sungai Nil di Sudan meluap.

Curah hujan yang besar yang melanda Etiopia juga mengakibatkan Sudan mendapatkan kiriman banjir.

Alhamdulillah, Jum’at 23 Oktober 2020, relawan Sahabat Al-Aqsha Sudan telah menyalurkan amanah kepada warga Sudan.

Yakni sejumlah 50 kardus logistik kepada masyarakat Sudan di daerah Syiqilab yang terdampak banjir.

Penyaluran amanah dilaksanakan mengingat masyarakat Sudan sangat membutuhkan bantuan.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan salah satu warga di daerah tersebut, disamping kebutuhan pangan, mereka sangat membutuhkan bahan bangunan untuk membangun kembali rumah mereka.

Juga kebutuhan untuk menghadapi musim dingin yang sebentar lagi tiba.

Tim Relawan Sahabat Al-Aqsha bekerja sama dengan tim dari Munadzomah Rawahil (Rawahel Development Organization).

Organisasi ini bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan, yang saat ini dipimpin oleh Utsman Sholeh Mahmud yang sedang menempuh magister di International University of Africa Sudan.

Perjalanan tim relawan dimulai pada pukul 08.00 AM dari kantor Munadzomah menuju lokasi pengungsian dan ditempuh sekitar satu setengah jam perjalanan.

Relawan menyewa satu truk untuk mengangkut kardus bantuan dan satu unit mobil yang mengangkut 10 orang anggota tim relawan gabungan.

Alhamdulillah, penyaluran bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 11.00 AM.

Korban Banjir Sudan: Terima Kasih kepada Para Muhsinin

Seorang warga Sudan terdampak banjir, Syaikh Mustofa Naim, mengatakan banjir bandang telah menyapu pemukiman warga. Setiap rumah benar-benar digenangi air bah.

Warga lalu berusaha menyelamatkan barang-barang yang tersisa; bekas terendam lumpur dan air banjir.

Kesulitan utama para korban banjir adalah membangun ulang rumah-rumah mereka. Lalu memperbaiki tanggul yang rusak.

“Sementara tempat tinggal kami benar-benar hancur, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak. Tim medis juga belum masuk sama sekali. Tapi tenda-tenda di penampungan dari berbagai yayasan di Sudan ini In syaa Allah bisa sedikit menolong,” ujarnya.

Warga tetap membutuhkan dorongan semangat, kasur, selimut, dan untuk membangun rumahnya kembali beserta perabotan yang dibutuhkan. Terutama untuk menghadapi musim dingin yang tak lama lagi akan datang.

Kepada para muhsinin di seluruh dunia, ia mengucapkan terima kasih karena mereka rela ikut merasakan dan menanggung musibah ini.

“Warga Sudan sangat membutuhkan banyak hal; dana, bantuan, saya tidak bisa menyebutkan semuanya satu persatu. Yang jelas mereka sangat membutuhkan pertolongan. Tidak semua mendapatkan tempat di penampungan, sementara musim dingin segera tiba.”

“Mereka hanya beratapkan langit dan beralaskan bumi. Semoga Allah menolong kalian dan memberikan taufiq. Semoga Allah membalas kebaikan semua muhsinin atas bantuan yang diberikan serta melipatgandakan pahalanya,” ujarnya. (Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Foto: Sahabat Al-Aqsha

Berita 1229 (27 Oktober 2020).jpg - Sudan 7

 

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gambia Serahkan Materi Gugatan atas Genosida Myanmar ke Mahkamah Internasional
Penjajah ‘Israel’ Paksa Keluarga Baitul Maqdis Hancurkan Rumahnya di Bayt Hanina »