Serangan Udara Rusia Gempur Jabal Duwayli Idlib, 56 Pejuang Tewas

28 October 2020, 07:24.
Asap mengepul setelah pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara di Idlib Suriah pada 3 Agustus 2020 [Asaad Al Asaad / Anadolu Agency]

Asap mengepul setelah pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara di Idlib Suriah pada 3 Agustus 2020 [Asaad Al Asaad / Anadolu Agency]

SURIAH (Middle East Monitor) – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan sebanyak 56 pejuang tewas ketika pesawat tempur Rusia menyerang kamp pelatihan mereka di barat laut Suriah.

SOHR melaporkan bahwa pesawat Rusia menargetkan kamp pelatihan yang dikendalikan oleh kelompok Faylaq Al-Sham di daerah Jabal Duwayli, Provinsi Idlib.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 56 pejuang dan melukai lebih dari seratus lainnya.

Direktur SOHR, Rami Abdel-Rahman, mengatakan kepada AFP bahwa pesawat tempur Rusia menargetkan kamp pelatihan yang baru dilengkapi. Saat itu puluhan pejuang berada di dalam bangunan tersebut.

Juru bicara media Front Pembebasan Nasional (koalisi kelompok oposisi yang berbasis di Idlib), Saif Al-Raad, mengonfirmasi kepada AFP bahwa Rusia telah menargetkan kamp pelatihan kelompok tersebut, tanpa menyebutkan jumlah terkini korban tewas.

Al-Raad mengutuk pesawat tempur Rusia dan pasukan rezim yang terus melanggar perjanjian gencatan senjata Turki-Rusia dengan menargetkan situs militer, desa, dan kota.

Maret 2020, Turki dan Rusia mencapai kesepakatan gencatan senjata yang mencakup area di dalam dan sekitar Idlib. Ketika gencatan senjata masih berlaku, pelanggaran terus terjadi dari waktu ke waktu. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Maher Al-Akhras: “Aksi Mogok Makan Terus Berlanjut Sampai Raih Kebebasan Atau Syahid”
Dampak Pengepungan Zionis, 70 Persen Angkatan Kerja di Gaza Tak Bisa Bekerja »