Dampak Pengepungan Zionis, 70 Persen Angkatan Kerja di Gaza Tak Bisa Bekerja

28 October 2020, 07:26.
Pasar di Gaza kembali dibuka setelah penutupan untuk mengekang penyebaran Covid-19, 8 Oktober 2020 [Mohammed Asad / Middle East Monitor]

Pasar di Gaza kembali dibuka setelah penutupan untuk mengekang penyebaran Covid-19, 8 Oktober 2020 [Mohammed Asad / Middle East Monitor]

GAZA (Middle East Monitor) – Tingkat warga yang kehilangan pekerjaan di wilayah Gaza telah mencapai 70 persen.

Kondisi ini sebagai akibat pengepungan ‘Israel’ yang terus berlangsung dan imbas penguncian (lockdown) guna mengekang penyebaran Covid-19.

Demikian disampaikan Kepala Federasi Umum Serikat Buruh Palestina, Sami Al-Ammasi, Senin (26/10/2020).

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) di kantor Federasi Umum Serikat Buruh di Gaza.

Kedua belah pihak membahas dampak negatif dari pengepungan zionis ‘Israel’ selama 14 tahun di Gaza dan imbas krisis Covid-19.

Al-Ammasi mengatakan lebih dari 70 persen angkatan kerja Gaza, yakni 250.000 orang, saat ini tak punya pekerjaan; dimana 140.000 di antaranya kehilangan pekerjaan ketika wabah Covid-19 melanda.

Kondisi ini menimbulkan kerugian sebesar $ 40 juta bagi perekonomian.

Situasi akan membutuhkan waktu lama untuk pulih, karena (sejauh ini) hanya 500 dari 2.000 pabrik di Gaza yang telah beroperasi kembali.

Federasi Umum menyerukan peluncuran dana darurat untuk membantu mereka yang terkena dampak. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serangan Udara Rusia Gempur Jabal Duwayli Idlib, 56 Pejuang Tewas
Ranjau Meledak di Lahan Pertanian Sisi Timur Aleppo, Warga Sipil Suriah Tewas »