Dinyatakan Hilang Setahun Lalu, Jenazah Warga Sipil Suriah Diserahkan kepada Keluarga; Terlihat Bekas Penyiksaan

28 October 2020, 18:19.
Foto: SN4HR

Foto: SN4HR

SURIAH (SN4HR) – Seorang pria dari Desa al Tayba di pinggiran tenggara Provinsi Daraa, bernama Muhammad Ismail al Khalaf, diklasifikasikan sebagai orang yang dihilangkan secara paksa sejak setahun lalu.

Tepatnya setelah ia ditangkap serdadu rezim Suriah pada Oktober 2019; setelah dipanggil ke cabang militer keamanan di Kota Daraa.

Saat itu rezim Suriah menyangkal penangkapannya.

Namun ironisnya, rezim mencegah siapa pun, bahkan pengacara, untuk mengunjungi dan memastikan keberadaannya di pusat penahanan.

Pada 26 Oktober 2020, jenazah Muhammad Ismail diserahkan kepada keluarganya.

Terlihat jelas tanda-tanda luka penyiksaan di jasadnya.

Syrian Network for Human Rights (SNHR) mengonfirmasi bahwa setidaknya 130.689 warga Suriah masih ditahan atau dihilangkan secara paksa di pusat-pusat penahanan rezim Assad.

Kondisi ini merupakan ancaman besar bagi keselamatan para tahanan, mengingat penyebaran wabah Covid-19 masih terus terjadi. (SN4HR)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Hancurkan Rumah dan Pembibitan Tanaman di Al-Khalil, “Ukur” Masjid di Jenin
Bom Sepeda Motor Meledak di Tengah Pasar Kota Afrin, Dua Warga Sipil Tewas »