SNHR: Warga Sipil Asal Al-Mayadeen Tewas di Dalam Penjara, Jenazah Tak Diserahkan kepada Keluarga

17 November 2020, 18:43.
Foto: SN4HR

Foto: SN4HR

SURIAH (SN4HR) – Seorang pria dari kota al Mayadeen, di pinggiran timur Provinsi Deir Ez-Zour, bernama Fahd Abdul Karim al Hammadi, dikabarkan tewas di dalam penjara rezim Assad.

Fahd  ditangkap oleh serdadu rezim Suriah pada tahun 2017 ketika dia melewati pos pemeriksaan di Badiya (daerah gurun) Kota Tadmur, di pinggiran timur Provinsi Homs.

Ketika itu Fahd dalam perjalanan dari Kamp IDP al Rukban, yang terletak di perbatasan Suriah-Yordania di timur Provinsi Homs, menuju Kota Raqqa.

Sejak saat itu, dia diklasifikasikan sebagai korban penghilangan paksa.

Rezim Suriah menyangkal mengetahui penangkapannya. Namun ironisnya, mereka mencegah siapa pun, bahkan pengacara, untuk memastikan keberadaannya dan mengunjunginya.

Pada tanggal 15 November 2020, SNHR menerima informasi yang mengkonfirmasi bahwa Fahd telah tewas di dalam penjara.

Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa Fahd dalam keadaan sehat pada saat ditangkap; yang mengindikasikan dia meninggal akibat penyiksaan di pusat penahanan di Kota Damaskus.

Syrian Network for Human Rights (SNHR) telah menerima konfirmasi bahwa serdadu rezim Suriah tidak menyerahkan jasadnya kepada keluarganya.

Ini adalah praktik standar bagi rezim Assad, dimana mayoritas jasad tahanan yang meninggal di pusat penahanan dibuang melalui kremasi massal.

SNHR mencatat bahwa setidaknya 14.269 warga Suriah telah tewas akibat penyiksaan di pusat penahanan serdadu rezim Suriah. (SN4HR)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Hancurkan Rumah dan Gilas Lahan Warga Palestina di Selatan Bayt Lahm
Gembong Zionis Bersiap Kunjungi UEA pada Bulan Desember »