PPS: “Lebih dari 130 Tawanan Palestina di Penjara-penjara ‘Israel’ Terinfeksi Covid-19”

18 November 2020, 05:42.

Berita 1315 (18 November 2020)

PALESTINA (IMEMC) – Masyarakat Tawanan Palestina (PPS) melaporkan bahwa jumlah tawanan Palestina yang terinfeksi virus Covid-19 di penjara-penjara ‘Israel’ telah mencapai 132 orang.

PPS mengatakan, sipir penjara Ofer, di dekat Ramallah, telah mengumumkan, Senin (16/11/2020), bahwa tawanan Moayyad Khatib, 20, dari Bayt Lahm, mengidap virus corona.

Khatib ditawan bersama banyak tawanan lain di Ofer, sambil menunggu untuk dipindahkan ke fasilitas lain.

Khatib, yang diculik dua puluh hari lalu, kemungkinan besar akan dipindahkan bersama banyak tawanan lainnya ke lokasi karantina di Penjara ‘Israel’, Hadarim.

Informasi terbaru yang berhasil diperoleh PPS menunjukkan bahwa lebih dari 132 tahanan terinfeksi virus Covid-19.

Kebanyakan dari mereka ditawan di Bagian 3 Penjara Galboa, yang diubah menjadi area karantina.

PPS memperingatkan bahwa peningkatan serius jumlah tawanan yang terinfeksi virus dapat menyebabkan krisis serius.

Terutama di tengah kurangnya, atau tiadanya perhatian tenaga medis profesional.

PPS meminta berbagai organisasi, kelompok hak asasi manusia, terutama PBB dan WHO, untuk menekan ‘Israel’ agar segera membebaskan semua tawanan yang sakit dan orang tua. Serta menghentikan penangkapan harian terhadap orang-orang Palestina.

Sebelumnya, dua dari tawanan yang dibebaskan, Senin (16/11/2020), langsung diperiksa oleh dokter Palestina. Diketahui mereka telah terinfeksi virus corona.

Penjajah ‘Israel’ masih menahan lebih dari 4.500 tawanan Palestina, termasuk 700 orang yang memiliki kondisi kesehatan yang serius.

Termasuk setidaknya sepuluh tawanan yang menderita kanker, dan sejumlah besar tawanan yang mengalami masalah kesehatan hati, jantung, atau perut. (IMEMC)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Promosikan “Kuil Kedua”, Etihad Airways Dukung Penghancuran Masjid Al-Aqsha?
Penjajah ‘Israel’ Tolak Perawatan Lanjutan untuk Tawanan Palestina yang Alami Luka Bakar Berat »