Penjajah ‘Israel’ Tolak Perawatan Lanjutan untuk Tawanan Palestina yang Alami Luka Bakar Berat

18 November 2020, 05:44.
Sumber: IMEMC

Sumber: IMEMC

PALESTINA (IMEMC) – Penjajah ‘Israel’ terus menolak memberikan perawatan medis lanjutan bagi seorang tawanan wanita Palestina, Israa’ Ja’abis.

Ja’abis sangat membutuhkan operasi dan perawatan medis akibat luka bakar serius hingga 50% di tubuhnya, sebelum dia diculik serdadu pada tahun 2015.

Seminggu yang lalu, Wa’ed Society For Detainees melaporkan Ja’abis masih membutuhkan banyak operasi untuk meringankan sakitnya.

Meskipun menerima perawatan dan operasi setelah penculikannya, dia masih membutuhkan banyak operasi, perhatian medis profesional, dan rehabilitasi.

Israa’ Ja’abis, 35 tahun, dari Jabal al-Mokabber di Baitul Maqdis, diculik oleh serdadu pada 11 Oktober 2015 di blokade jalan al-Za’im dekat Baitul Maqdis.

Ketika itu, sebuah tabung gas yang dia bawa di mobilnya meledak, saat dia dalam perjalanan pulang dari Kota Jericho.

Ja’abis menderita luka bakar  hingga 60% di tubuhnya, kehilangan 8 jari, dan mengalami kelainan bentuk di wajah dan punggung.

Ibu satu anak itu divonis 11 tahun penjara atas tuduhan mencoba melakukan penyerangan terhadap serdadu.

Ja’abis secara tegas membantah segala tuduhan ‘Israel’ dan menegaskan bahwa yang terjadi adalah kecelakaan serius, bukan upaya untuk menyerang serdadu.

Pada bulan Januari tahun 2018, pengadilan penjajah menolak banding yang diajukan oleh Ja’abis, yang mendesak pengurangan hukuman 11 tahunnya. (IMEMC)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PPS: “Lebih dari 130 Tawanan Palestina di Penjara-penjara ‘Israel’ Terinfeksi Covid-19”
Normalisasi Hubungan ‘Israel’-Negeri Arab Jadi Masa Bulan Madu Industri Senjata Amerika »