Kelompok-kelompok Palestina Kompak Tolak Deklarasi Hubungan Otoritas Palestina dengan Zionis ‘Israel’

18 November 2020, 20:54.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Kelompok-kelompok Palestina, Selasa (17/11/2020), menyatakan menolak tegas deklarasi normalisasi hubungan otoritas Palestina dengan penjajah ‘Israel’.

Kelompok Palestina memandangannya sebagai kudeta terhadap semua kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan para sekjen kelompok-kelompok Palestina, yang digelar di Beirut pada awal September lalu.

Anggota pimpinan Fatah yang juga Menteri Sosial Palestina, Husain al-Syaih, menginformasikan kembalinya hubungan otoritas Palestina dengan ‘Israel’ sebagaimana sebelumnya.

Lewat akun Twitternya, al-Syaikh menyatakan; “Dalam konteks komunikasi yang dibangun Presiden Palestina terkait komitmen ‘Israel’ terhadap kesepakatan sebelumnya, baik lewat pesan resmi, tertulis dan lisan, yang menegaskan komitmen ‘Israel’ terhadap kesepakatan, maka hubungan kerja sama akan kembali dibangun dengan ‘Israel’, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Hamas mengecam keras keputusan otoritas Palestina kembali berhubungan dengan penjajah zionis.

Hamas menyatakan bahwa otoritas telah mengabaikan semua nilai dan norma nasional, serta semua capaian yang disepakati dalam pertemuan bersejarah para sekjen kelompok Palestina.

Gerakan Jihad Islam di Palestina mengecam keras kembalinya hubungan normalisasi antara otoritas Palestina di Ramallah dengan penjajah zionis.

Jihad Islam menyatakan keputusan kembali bekerja sama dengan penjajah merupakan kudeta terhadap semua upaya kontribusi nasional, wujud bersekutu dengan penjajah, serta meninggalkan aliansi nasional Palestina.

Langkah tersebut keluar dari semua hasil pertemuan dan kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan faksi-faksi Palestina, dan menghambat upaya rekonsiliasi internal Palestina.

Ditambahkan Jihad Islam, hubungan otoritas Palestina dengan penjajah zionis bisa diartikan mendukung dan mendorong normalisasi pengkhianatan yang ditolak semua pihak Palestina.

Jihad Islam menegaskan, bangsa Palestina tidak akan pernah menyerah dan tunduk kepada musuh, namun justru akan menambah komitmen terhadap agenda perlawanan sebagai satu-satunya jalan untuk membebaskan Palestina dan mengembalikan hak-haknya.

Jihad Islam menyerukan untuk merapikan barisan nasional dan komitmen pada langkah perlawanan, dan menolak semua bentuk hubungan dengan penjajah.

Penolakan dan kecaman yang sama disampaikan semua kelompok Palestina di Gaza. (Palinfo)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas Kecam Keputusan Otoritas Palestina yang Kembali Jalin Hubungan dengan ‘Israel’
Langkah Awal Penghancuran, Serdadu Zionis Hentikan Pembangunan Empat Rumah di Kisan »