Puluhan Sekolah di Tepi Barat Berisiko Dihancurkan Serdadu Zionis

19 November 2020, 05:52.
Foto: Mamoun Wazwaz/Anadolu Agency

Foto: Mamoun Wazwaz/Anadolu Agency

PALESTINA (Middle East Monitor) – Sekira 44 sekolah Palestina di Tepi Barat – yang berada di kawasan yang dikategorikan penjajah ‘Israel’ sebagai “Area C” – berisiko dihancurkan seluruhnya atau sebagian.

Majalah Kuwait, Al-Mujtama, melaporkan, penjajah ‘Israel’ sedang merencanakan pembongkaran dengan dalih sekolah-sekolah tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan.

Warga Palestina menyebut pembongkaran tersebut bertujuan untuk mengakhiri keberadaan mereka di wilayah tersebut.

“Area C” mencakup sekitar 61 persen dari wilayah Tepi Barat yang diduduki, dan telah berada di bawah kendali serdadu dan sipil ‘Israel’ sejak Kesepakatan Oslo 1993.

Al-Mujtama melaporkan, sumber media Palestina mengatakan bahwa rumah dan fasilitas lain yang melayani sekira 300.000 warga Palestina yang tinggal di “Area C” berisiko dibongkar oleh penjajah kapan saja; dengan dalih tidak memiliki izin mendirikan bangunan.

Menurut laporan UNSCO, 10.000 anak Palestina terpaksa belajar di rumah dempet, tenda, dan gubuk seng di seluruh area.

Bahkan bangunan darurat dan fasilitas yang didanai Uni Eropa berulang kali diruntuhkan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Langkah Awal Penghancuran, Serdadu Zionis Hentikan Pembangunan Empat Rumah di Kisan
Peringati Acara Yahudi, Pemukim Ilegal Letakkan Wadah Lilin di Atap Masjid Ibrahimi »