Sepanjang Desember 2020, 30 Orang Tewas Dibunuh Rezim Assad di Provinsi Daraa

6 January 2021, 14:52.
Foto: Joseph Eid/AFP/Getty Images

Foto: Joseph Eid/AFP/Getty Images

SURIAH (Middle East Monitor) – Lebih dari 30 orang tewas akibat pembunuhan dan pengeboman yang dilakukan oleh rezim Assad di Provinsi Daraa, Suriah, sejak awal Desember 2020.

Aktivis The Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) telah memantau peningkatan aktivitas militer di Provinsi Daraa, ketika rezim mengerahkan serdadu infanteri di daerah Al-Dahiyah di barat daya Kota Daraa.

Serdadu ditempatkan di gedung-gedung dan rumah-rumah di daerah itu.

Menurut sumber SOHR, serdadu rezim berusaha untuk mengerahkan pasukan mereka di pedesaan barat Daraa dengan tujuan menghancurkan beberapa desa dan kota, serta menangkap sejumlah target.

Pada November lalu, terungkap bahwa rezim Suriah menyiksa 98 orang selama dua tahun terakhir, yang melanggar perjanjian Daraa 2018.

Pada 2018, Rusia bersama rezim Suriah meneken “kesepakatan” yang memungkinkan ribuan oposisi dan warga sipil bergerak ke wilayah yang dikuasai oposisi lainnya; saat rezim melancarkan serangan ke Daraa.

Suriah telah dilanda perang sejak awal 2011 ketika rezim Assad secara brutal menindak para pengunjuk rasa. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Tembaki Para Nelayan dan Petani Gaza
Mufti Besar Baitul Maqdis Mengutuk Upaya Penjajah ‘Israel’ Perkuat Cengkeraman atas Al-Aqsha »