Aparat Rezim Myanmar Tangkap 99 Warga Rohingya Korban Penyelundupan

7 January 2021, 19:19.
Muslim Rohingya di Myanmar. Foto: AFP

Muslim Rohingya di Myanmar. Foto: AFP

MYANMAR (Wionews | ABS-CBN) – Aparat rezim Myanmar, Rabu (6/1/2021), menangkap hampir 100 orang Muslim Rohingya karena mencoba keluar dari negara bagian Rakhine.

Penangkapan itu dilakukan setelah serdadu menggerebek dua rumah di Kota Shwepyitha di wilayah Yangon dan menemukan 99 orang Muslim Rohingya.

73 orang di antaranya adalah perempuan. Beberapa membawa serta anak-anak berusia 5-10 tahun. Sementara pelaku penyelundupan manusia, tidak diketahui keberadaannya.

Saat ini 99 Muslim Rohingya tersebut sedang dikarantina di sebuah sekolah setempat.

Muslim Rohingya merupakan etnis minoritas di Myanmar yang sudah puluhan tahun mengalami persekusi dan upaya genosida dari pemerintah maupun serdadu Myanmar.

Satu per satu hak mereka dicabut. Hingga mereka tidak lagi diakui sebagai warga negara Myanmar, meski berabad-abad lamanya leluhur mereka tinggal di Arakan (sekarang dinamai Rakhine)

Puncaknya pada tahun 2017, 800.000 lebih warga Rohingya menyelamatkan diri ke negeri tetangga, Bangladesh, setelah serdadu Myanmar membantai dan membakar desa-desa mereka.

Sekira 600.000 Muslim Rohingya yang tertahan di Myanmar, tetap mengalami persekusi. Sebagian besar mereka diasingkan di kamp-kamp konsentrasi dan dilarang pergi ke wilayah lain.

Ditambah dengan dibatasinya akses penghidupan, pendidikan, serta layanan kesehatan, banyak warga Rohingya yang akhirnya menjadi korban para pelaku penyelundupan manusia.

Tak sedikit yang di tengah perjalanan tertangkap aparat Myanmar. Mereka kemudian ditahan dengan alasan mencoba melarikan diri dari kamp-kamp konsentrasi tersebut.

“Sangat memalukan bahwa rezim Myanmar tetap dengan kebijakan mereka yang menangkapi warga Rohingya, hanya karena bepergian di negaranya sendiri,” kata John Quinley, dari Fortify Rights.

“Kelompok yang ditangkap di Yangon harus segera dibebaskan tanpa syarat.” (Wionews| ABS-CBN)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah ‘Israel’ Hancurkan Rumah Warga Palestina, Gerakan Perlawanan di Lod Kian Menguat
Kondisi Pusat Penahanan Malakasa Memprihatinkan, Yunani Didesak Penuhi Hak Muhajirin »