Sejak 1967, 226 Tawanan Palestina Tewas di Dalam Penjara Penjajah ‘Israel’

8 January 2021, 19:05.
Foto: IMEMC

Foto: IMEMC

PALESTINA (IMEMC) – Masyarakat Tawanan Palestina, Rabu (6/1/2021), mengungkapkan dalam laporannya bahwa 226 tawanan Palestina telah meninggal di dalam penjara penjajah ‘Israel’ sejak tahun 1967.

Angka ini merupakan tambahan dari ratusan lebih tawanan yang meninggal tak lama setelah pembebasan mereka – umumnya karena penyakit atau luka yang mereka alami selama bertahun-tahun ditahan.

Masyarakat Tawanan Palestina menerbitkan laporan tersebut pada Hari Syuhada Palestina.

Di antara mereka yang tewas dalam masa penahanan; 75 orang tewas akibat pembunuhan berencana, 7 orang tewas ditembak, dan 71 orang meninggal akibat kelalaian medis dan kebijakan pembunuhan secara perlahan-lahan yang diterapkan penjajah ‘Israel’.

Selain itu, 73 tawanan meninggal akibat penyiksaan oleh sipir penjara ‘Israel’ – praktik yang digunakan selama beberapa dekade terakhir, yang kembali meningkat sejak akhir 2019.

Selama sepuluh tahun terakhir, 29 tawanan tewas di penjara penjajah. Kelalaian medis yang disengaja menjadi penyebab utama kematian mereka.

Pada tahun 2020, terdapat empat tawanan yang tewas, yakni Nour al-Din al-Barghouti, Saadi al-Gharabli, Dawood al-Khatib, dan Kamal Abu Waar.

Penjajah masih menahan jenazah 28 tawanan, yang tertua di antaranya adalah jenazah Anis Dawla, yang telah ditahan sejak 1980.

Mereka juga menahan jenazah Aziz Uweissat yang meninggal pada 2018, Faris Baroud, Nasar Taqatqa, dan Bassam al-Sayeh, yang meninggal pada 2019, serta jenazah tiga tawanan yang meninggal pada 2020: Saadi al-Gharabli, Daoud al-Khatib, dan Kamal Abu Waar.

Tawanan Dawood al-Khatib, meninggal pada tanggal 2 September 2020, di Penjara Ofer, setelah 18 tahun penahanan, dan beberapa bulan sebelum kebebasannya.

Pada 10 November 2019, setelah 17 tahun dipenjara, dia didiagnosis menderita kanker di tenggorokan.

Pada perkembanganya Dawood terinfeksi Covid-19 di rumah sakit penjajah. Serdadu zionis hingga kini masih menahan jenazahnya. (IMEMC)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tawanan Palestina di Penjara Ofer Diserang Sipir, Risiko Penyebaran Virus Kian Meningkat
Kamis Malam, Serdadu Zionis Kembali Serang Beit Ummar »