Hamas Kecam Langkah UEA Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

11 January 2021, 14:12.
Foto: Arsip Ashraf Amra/Middle East Monitor

Foto: Arsip Ashraf Amra/Middle East Monitor

PALESTINA (Middle East Monitor) – Ahad (10/1/2021), Hamas mengecam Uni Emirat Arab (UEA) karena mengimpor barang dari permukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat yang diduduki.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan langkah impor itu sama saja dengan mendorong pembangunan permukiman ilegal zionis di tanah Palestina yang diduduki.

Hazem Qassem mengatakan, kesepakatan perdagangan UEA-’Israel’ kian menyokong “kebijakan” pengusiran dan penggusuran yang dipraktikkan oleh sayap kanan zionis.

Sebelumnya, media massa mengulas pengiriman komersial pertama barang-barang produksi permukiman ilegal ‘Israel’ ke UEA dimulai pada hari Ahad.

Belum ada tanggapan langsung dari penguasa Emirat tentang laporan tersebut.

UEA dan ‘Israel’ menandatangani kesepakatan yang disponsori AS pada bulan September untuk menormalkan hubungan mereka, sebuah langkah yang diikuti oleh Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Perjanjian normalisasi telah menuai kecaman luas dari warga Palestina, yang mengatakan bahwa kesepakatan tersebut mengabaikan hak-hak mereka dan tidak melayani perjuangan Palestina. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Puluhan Muhajirin Suriah yang Terdampar Diselamatkan di Lepas Pantai Albania
Temui Emir Qatar, Pemimpin Hamas Apresiasi Rekonsiliasi Negara Teluk »