Puluhan Ribu Orang Teken Petisi Kecam Apartheid Medis Penjajah ‘Israel’

13 January 2021, 19:04.
Seorang petugas kesehatan memberikan vaksin Covid-19 kepada seorang pria lanjut usia Palestina di Layanan Kesehatan Clalit di Baitul Maqdis timur, pada 7 Januari 2021 [AHMAD GHARABLI / AFP via Getty Images]

Seorang petugas kesehatan memberikan vaksin Covid-19 kepada seorang pria lanjut usia Palestina di Layanan Kesehatan Clalit di Baitul Maqdis timur, pada 7 Januari 2021 [AHMAD GHARABLI / AFP via Getty Images]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Sebuah petisi online diluncurkan guna memaksa penjajah ‘Israel’ menghentikan kebijakan distribusi vaksin yang diskriminatif dan memberi warga Palestina akses ke inokulasi Covid-19.

Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina (PNI), mengatakan bahwa kampanye petisi internasional diluncurkan dengan judul Apartheid Medis untuk menuntut penyediaan segera vaksin yang aman bagi putra dan putri Palestina.

Barghouti mengatakan puluhan ribu orang telah menandatangani petisi, termasuk dokter, ilmuwan, pemikir, dan seniman internasional.

Dia menekankan bahwa komite solidaritas Palestina telah dimobilisasi di berbagai belahan dunia untuk berpartisipasi dalam petisi ini, yang akan diserahkan ke berbagai organisasi internasional, badan PBB, dan pemerintah, terutama di Eropa.

“Diskriminasi rasial ‘Israel’ dalam pemberian vaksin dan perlindungan dari wabah virus corona telah mengungkap realitas sistem apartheid ‘Israel’,” lanjutnya.

Kampanye tersebut juga dilakukan setelah penjajah menegaskan penolakannya untuk memberikan akses vaksin virus corona kepada para tawanan Palestina di penjara pendudukan.

Juga setelah penjajah menolak permintaan informal WHO untuk segera memberikan vaksinasi Covid-19 kepada staf medis Palestina. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemuda Baitul Maqdis Meninggal Akibat Pengabaian Medis Selama Ditawan
VIDEO – Dikawal Serdadu, Gerombolan Pemukim Ilegal Serobot Tanah Warga Palestina di Nablus »