Sejumlah Tokohnya Ditangkap, Hamas: “Penjajah Berupaya Ganggu Pemilu dan Membungkam Suara Rakyat”

23 February 2021, 10:37.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

PALESTINA (TRT Arabi) – Serdadu zionis ‘Israel’ menangkap 20 warga Palestina di Tepi Barat. Di antara mereka terdapat dua tokoh penting Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

Petinggi Hamas lainnya mengungkapkan kecaman dan keprihatinan terhadap penangkapan dan penuntutan yang meluas terhadap anggotanya, bertepatan dengan pemilu yang semakin dekat.

Serdadu zionis menangkap 20 warga Palestina, Senin (22/2/2021) dini hari, di Tepi Barat terjajah, di antaranya dua pemimpin terkemuka Hamas, berdekatan dengan hari pemilihan legislatif dan presiden Palestina.

Saksi mata mengatakan, serdadu menyerbu kompleks Al-Maajin di utara Kota Nablus, dan menangkap Mustafa Al-Shunar, dosen di Universitas An-Najah Palestina, setelah menggeledah rumahnya.

Hamas juga menyampaikan bahwa serdadu ‘Israel’ telah menangkap Omar al-Hanbali, seorang pimpinan Hamas dari Kota Nablus.

Gelombang penangkapan lanjutan penjajah ‘Israel’ terhadap para pemimpin Hamas dan anggotanya menyingkap niat penjajah untuk mengganggu pemilu dan membungkam suara rakyat; kondisi ini membutuhkan sikap nasional dan campur tangan negara-negara penjamin proses pemilihan.

”Dirampasnya kehidupan politik warga Palestina oleh penjajah dan terganggunya kehidupan legislatif merupakan puncak dari arogansi penjajah yang menantang kehendak rakyat dunia, yang mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan membangun institusinya sesuai dengan hak nasional yang murni,” kata Hamas.

Amani Sarahaneh, seorang pejabat media di Klub Tahanan Palestina, mengatakan bahwa di antara para tawanan ada tokoh-tokoh terkemuka dan berpengaruh, yang sebelumnya telah ditangkap (atas perintah serdadu tanpa dakwaan), tanpa perincian lebih lanjut.

Serdadu juga menyerahkan surat panggilan kepada warga lain untuk datang ke aparat intelijen ‘Israel’.

Baru-baru ini, para petinggi Hamas menyatakan kecaman terhadap penjajah yang meluncurkan operasi penangkapan dan penuntutan secara luas terhadap anggotanya, berdekatan dengan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 22 Mei dan 31 Juli mendatang.

Pekan lalu, serdadu zionis menangkap dua pemimpin terkemuka Hamas di Tepi Barat, Yasser Mansour dan Adnan Asfour.

Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, telah menentukan tanggal penyelenggaraan pemilihan legislatif pada 22 Mei, pemilihan presiden pada 31 Juli, dan Dewan Nasional (Parlemen PLO) pada 31 Agustus 2021; yang ditetapkan 15 tahun setelah pemilihan terakhir.

Keputusan tersebut terbit sebagai hasil dari dialog panjang yang berlangsung antara perwakilan gerakan Fatah dan Hamas di Istanbul dan Kairo. (TRT Arabi)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« VIDEO – Alutsista Turki Kian Canggih, NATO Serahkan Komando Operasi Militer Antiranjau
Bentrokan Pecah di Baitul Maqdis dan Bayt Lahm »