Dewan Fatwa Palestina Peringatkan Bahaya Besar Operasi Penghancuran di Pinggiran Al-Bustan

30 March 2021, 19:47.
Mufti Besar Baitul Maqdis, Muhammad Hussein. Sumber: Middle East Eye

Mufti Besar Baitul Maqdis, Muhammad Hussein. Sumber: Middle East Eye

BAITUL MAQDIS (Middle East Monitor) – Dewan Fatwa Tertinggi Palestina, Ahad (28/3/2021), memperingatkan bahaya besar operasi penghancuran oleh penjajah ‘Israel’.

Khususnya di pinggiran Al-Bustan, di lingkungan Silwan, Baitul Maqdis.

Sama News Agency melaporkan, menyusul pertemuan yang dipimpin oleh Mufti Besar Baitul Maqdis, Muhammad Hussein, Dewan Fatwa mengumumkan bahwa pembongkaran ini akan menyebabkan penggusuran puluhan keluarga Palestina demi membangun fasilitas ilegal Yahudi.

“Ini adalah preseden berbahaya dalam sejarah Baitul Maqdis. Ini adalah awal dari pendekatan yang mencakup pembongkaran lingkungan secara menyeluruh dan penggusuran massal,” kata Dewan Fatwa.

“Tindakan yang bertujuan untuk mengusir penduduk asli dari tanah mereka adalah rencana untuk mengevakuasi atau mengosongkan bagian selatan Masjidil Aqsha; guna memastikan tidak ada perisai manusia untuk melindungi masjid.”

Dewan Fatwa mengatakan bahwa penjajah juga menargetkan makam Palestina di daerah tersebut, bersama dengan rumah-rumah warga Palestina.

“Langkah ini bertepatan dengan peningkatan tindakan provokatif oleh pemukim ilegal Yahudi yang melakukan penodaan harian di situs suci Muslim,” tegas Dewan Fatwa.

Mufti Baitul Maqdis memperingatkan eksploitasi ‘Israel’ atas penguncian wilayah (lockdown) Covid-19 untuk meningkatkan rencana yahudisasi dan upaya untuk merusak fondasi Masjidil Aqsha.

Mufti Baitul Maqdis juga mengutuk operasi pembongkaran ‘Israel’ di Desa Al-Mayta, utara Lembah Yordan, dengan menyebutnya sebagai bentuk agresi ‘Israel’ di tanah Palestina. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dimintai Bantuan, Serdadu Zionis Justru Bunuh Pemuda Palestina di Haifa
Klaim “Tanpa Izin”, Serdadu Zionis Hentikan Pembangunan Tanggul Penahan di Bayt Lahm »