Desak Pengembalian Jenazah Syuhada, Pejuang Palestina di Beita Kobarkan Perlawanan

2 August 2021, 21:44.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Para pejuang Palestina di daerah Beita, selatan Nablus, Senin (2/8/2021), mengumumkan serangan menyeluruh guna memprotes keputusan penjajah zionis yang menolak menyerahkan jenazah syuhada, Shadi al-Sharfa.

“Kami mengumumkan bahwa hari Senin adalah serangan menyeluruh dan hari kemarahan, serta perlawanan di titik terdekat di mana Shadi al-Sharfa dibunuh,” kata para pejuang.

Komite koordinasi kelompok dan lembaga-lembaga publik di Beita meminta penduduk Palestina untuk berpartisipasi dalam protes massal menuntut pengembalian jenazah Shadi.

Pada hari Sabtu (31/7/2021), para pejuang mengumumkan bahwa tidak ada kendaraan yang membawa produk ‘Israel’ yang diizinkan memasuki Beita.

Mereka telah mematangkan rencana dan langkah-langkah guna menekan penjajah zionis untuk segera menyerahkan jenazah sang syuhada.

Shadi al-Sharfa, 41 tahun, dibunuh oleh serdadu zionis, Selasa (27/7/2021) lalu, saat dia bekerja membuka jalur pasokan air ke Beita.

Jumlah murabith dan pejuang yang gugur di Gunung Sobeih telah meningkat menjadi lima orang; terhitung sejak awal perlawanan penduduk lebih dari dua setengah bulan lalu.

Ratusan penduduk juga terluka akibat ditembak menggunakan peluru tajam pada periode yang sama. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah ‘Israel’ Bersiap Rampas 100 Hektare Tanah Warga Palestina di Lembah Yordan
Ranjau Darat Meledak di Pinggiran Daraa, Dua Bocah Kakak Beradik Tewas »