Serdadu Zionis Serang Pengunjuk Rasa di Sejumlah Wilayah, Puluhan Warga Palestina Terluka

10 September 2021, 09:01.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Puluhan warga Palestina terluka, Rabu (8/9/2021) malam dan Kamis (9/9/2021) dini hari, ketika serdadu zionis menyerang pengunjuk rasa di berbagai wilayah Tepi Barat.

Ratusan orang turun ke jalan-jalan di Tepi Barat menyuarakan solidaritas terhadap para tawanan Palestina.

Mereka memprotes tindakan hukuman yang diambil penjajah terhadap para tawanan Palestina, setelah enam dari mereka berhasil lolos dari Penjara Gilboa, Senin lalu.

Di Nablus, kru ambulans Bulan Sabit Merah memberikan bantuan medis untuk 100 warga Palestina, termasuk tiga wartawan, setelah penjajah menyerang aksi protes mereka.

Menurut Bulan Sabit Merah, seorang pemuda terluka akibat peluru tajam dan sembilan lainnya terluka akibat peluru karet.

Sebanyak 89 warga menderita paparan gas air mata dan satu orang mengalami cedera akibat terjatuh.

Beberapa warga yang terluka menerima bantuan medis di lokasi dan beberapa lainnya dievakuasi ke rumah sakit.

Penjajah juga menutup pos pemeriksaan Huwara setelah bentrokan.

Di selatan Nablus, para pemuda berunjuk rasa di dekat Gunung Sobeih.

Bulan Sabit Merah mengatakan, dua pemuda menderita luka tembak.

Pemuda Beita menyatakan tekad untuk mengorganisir unjuk rasa malam di dekat Gunung Sobeih sebagai wujud solidaritas terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara ‘Israel’.

Di Jenin, bentrokan dengan serdadu penjajah terjadi di Arraba.

Penjajah juga menculik seorang pemuda, Izzuddin Marzouk, keponakan Mohamed Arida yang meloloskan diri bersama lima tawanan lainnya dari Penjara Gilboa.

Di Qalqilya, para pemuda – yang berunjuk rasa mendukung para tawanan – bentrok dengan serdadu penjajah di dekat pintu masuk utara kota.

Serdadu juga menyerang demonstrasi di Bayt Lahm dan menghujani para peserta unjuk rasa dengan gas air mata.

Di Baitul Maqdis, sejumlah besar serdadu menyerbu daerah Bab al-Amud di Kota Tua dan menyerang pemuda setempat yang berkumpul sebagai wujud solidaritas terhadap para tawanan.

Dua pemuda menderita luka tembak peluru karet, satu orang terkena granat kejut, dan seorang lainnya diserang petugas serdadu dalam operasi tersebut.

Serdadu juga menculik seorang pemuda, Ubadah Dandis, di lingkungan Ras al-Amud, kemudian memutuskan untuk memperpanjang penahanannya hingga Ahad depan.

Para pemuda juga bentrok dengan serdadu di daerah lain di Tepi Barat, termasuk di al-Khalil, setelah mereka mengadakan unjuk rasa solidaritas terhadap para tawanan.

Di Bayt Lahm, serdadu menculik dua pemuda, Basel Daamsah dan Saleh al-Harimi, dari rumah mereka di daerah Abu Anjim. (Palinfo)

Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas Kecam Tindakan Represif Penjajah Zionis terhadap Tawanan Palestina
Pemukim Ilegal Rusak Sejumlah Kendaraan Warga Palestina di Dekat Masjid Ibrahimi »