Hamas Desak Uni Afrika Cabut Status “Peninjau” Negara Palsu ‘Israel’

3 October 2021, 19:57.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Hamas mengecam keputusan Komisi Uni Afrika (AUC) untuk memberikan negara palsu ‘Israel’ status peninjau di blok pan-Afrika.

Hamas menganggap langkah yang dilakukan oleh AUC sebagai aib bagi perjuangan pembebasan Uni Afrika.

Hamas juga meminta negara-negara Afrika untuk membatalkan keputusan itu selama pertemuan Dewan Eksekutif mereka yang akan diadakan pada pertengahan Oktober 2021.

Hamas mendesak negara-negara Afrika untuk mengakhiri semua hubungan keamanan, militer, intelijen, komersial, dan diplomatik dengan entitas zionis ‘Israel’.

Di sisi lain, Hamas memuji negara-negara Afrika yang sebelumnya menyatakan penentangan total terhadap keputusan ketua AUC Moussa Faki Mahamat untuk memberikan zionis status pengamat.

Agustus lalu, ‘Israel’ mengklaim bahwa mereka telah mencapai status pengamat di Uni Afrika setelah hampir dua dekade melalui “upaya diplomatik”.

Hubungan antara Afrika dan zionis ‘Israel’ dalam kondisi tegang sejak tahun 1960-an dengan latar belakang pecahnya gerakan pembebasan nasional di benua itu dan eskalasi konflik Arab-’Israel’.

Perang Arab-’Israel’ pada tahun 1967 dan 1973 mendorong negara-negara Afrika sub-Sahara untuk memutuskan hubungan mereka dengan zionis.

Akan tetapi, negara palsu ‘Israel’ terus berusaha – selama tahun-tahun berikutnya – untuk meningkatkan hubungan dengan banyak negara di Afrika. (Palinfo)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Anak Palestina Ditangkap Serdadu Penjajah Saat Bersiap Laksanakan Shalat di Masjidil Aqsha
Jihad Islam: “Enam Tawanan yang Lolos dari Penjara Gilboa Ditawan di Sel Kematian” »