Pemukim Ilegal dan Perusahaan Kolonial Garap Tanah Palestina yang Dirampas Penjajah ‘Israel’

13 October 2021, 21:49.
Foto: Middle East Monitor

Foto: Middle East Monitor

PALESTINA (Middle East Monitor) – Tanah Palestina yang dicuri penjajah zionis ‘Israel’ pada tahun 1969 memicu “sengketa hukum”.

Pengambilalihan sebidang tanah Palestina di Tepi Barat oleh penjajah zionis telah memicu intervensi yang jarang terjadi oleh “Pengadilan Tinggi” negara palsu.

Kasus ini mengungkap salah satu cara pencurian tanah dan pembersihan etnis yang dilakukan penjajah di Palestina.

Tanah yang dimaksud luasnya lebih dari 1.000 dunam (sekitar 100 hektar) di utara Lembah Yordan.

Tanah tersebut telah ditetapkan sebagai “zona militer tertutup” sejak 1969, dengan larangan bagi pemilik tanah – yaitu orang-orang Palestina – memasukinya selama lebih dari 50 tahun.

Akan tetapi, selama periode panjang itu, para pemukim ilegal diizinkan oleh serdadu untuk menggarapnya. Termasuk perusahaan penanam kurma bernama Zorganika.

Sejak 2018, pemilik tanah Palestina yang sah telah menunggu penegakan perintah “pengadilan” agar zona militer dicabut dan pemukim ilegal diusir.

“Pengadilan” negara palsu akhirnya mengeluarkan perintah tersebut, menyusul petisi dari 20 pemilik tanah Palestina.

Penjajah zionis memiliki 60 hari untuk menanggapi. Setelah itu sidang lain akan diadakan dan “pengadilan” akan mengeluarkan putusannya.

Para pemukim ilegal telah menggarap tanah itu selama bertahun-tahun dengan sepengetahuan para serdadu, yang mengizinkan mereka masuk.

Rezim penjajah dikatakan telah merestui pola itu, meskipun tanah tersebut dimiliki secara pribadi oleh orang-orang Palestina.

Akhirnya, tanah tersebut digarap oleh orang Yahudi, di bawah tabir palsu “zona militer tertutup”. (Middle East Monitor)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis ‘Israel’ Hancurkan Permakaman Muslim di Baitul Maqdis
Gerombolan Pemukim Ilegal Tebang Lebih dari 900 Pohon di Kebun Warga Palestina »