Gerombolan Pemukim Ilegal Tebang Lebih dari 900 Pohon di Kebun Warga Palestina

13 October 2021, 21:50.
Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

PALESTINA (Middle East Monitor) – Pemukim ekstremis ‘Israel’, Selasa (12/10/2021), menebang 900 pohon zaitun dan aprikot, serta mencuri buah zaitun, di Desa Sebastia, di Kota Nablus, Tepi Barat terjajah.

Kantor berita Palestina Wafa melaporkan, pemukim ilegal juga menebang 70 pohon di Masafer Yatta, selatan Kota Al-Khalil.

Sumber-sumber Palestina melaporkan kepada Wafa bahwa pemukim ilegal merusak bangunan milik warga Palestina di beberapa kota di wilayah utara Tepi Barat.

Para pemukim kolonial menyelinap ke Marda, sebuah desa di utara Salfit.

Mereka menyayat ban kendaraan milik warga Palestina dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di dinding dan mobil.

Di daerah Awarta, timur Kota Nablus, para pemukim ilegal menebang puluhan pohon zaitun dan menyemprotkan racun pestisida ke pohon lain guna merusaknya.

Ghassan Daghlas, yang memantau aktivitas permukiman ilegal di Tepi Barat utara, mengatakan gerombolan pemukim itu berasal dari permukiman Yahudi Itimar, yang dibangun di atas tanah Awarta.

Kekerasan pemukim ilegal ‘Israel’ terhadap warga Palestina dan harta benda mereka rutin terjadi di Tepi Barat. Akan tetapi, rezim penjajah jarang mengambil tindakan terhadap kejahatan itu.

Semua permukiman ‘Israel’ di Tepi Barat berstatus ilegal menurut hukum internasional. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal dan Perusahaan Kolonial Garap Tanah Palestina yang Dirampas Penjajah ‘Israel’
Serang Nelayan di Perairan Selatan Gaza, Serdadu Zionis Tenggelamkan Kapal Penangkap Ikan »