Ratusan Tawanan Palestina Kompak Lakukan Aksi Mogok Makan

14 October 2021, 21:00.
Anggota Gerakan Jihad Islam Palestina berbaris dalam aksi solidaritas terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara zionis, di Khan Yunis, selatan Gaza, 27 September 2021. [Ali Jadallah - Anadolu Agency]

Anggota Gerakan Jihad Islam Palestina berbaris dalam aksi solidaritas terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara zionis, di Khan Yunis, selatan Gaza, 27 September 2021. [Ali Jadallah – Anadolu Agency]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Sekira 400 tawanan Palestina yang disekap di penjara-penjara zionis, Rabu (13/10/2021), memulai aksi mogok makan.

Perhimpunan Tawanan Palestina (PPS) mengatakan, para tawanan memprotes tindakan hukuman yang dijatuhkan kepada mereka.

PPS mengatakan bahwa para tawanan, yang berafiliasi dengan Jihad Islam, melakukan mogok makan terbuka untuk memprotes hukuman yang dikenakan kepada mereka oleh penjajah, setelah enam tawanan meloloskan diri dari Penjara Gilboa pada awal September 2021.

Sipir penjajah mulai memindahkan tawanan yang melakukan aksi mogok makan ke sel terpisah karena afiliasi politik mereka; sebuah langkah yang ditentang keras oleh para tawanan.

Pasca lolosnya enam tawanan Jihad Islam dari Penjara Gilboa pada 6 September, sipir zionis menindak para tawanan Palestina, khususnya mereka yang tergabung dalam Jihad Islam.

Keenam tawanan yang lolos telah ditangkap kembali dalam waktu dua minggu, dan saat ini menghadapi tuntutan tambahan.

Setelah pembobolan penjara, sipir zionis secara paksa memindahkan sejumlah tawanan Jihad Islam ke sel isolasi.

Para pemimpin gerakan dipindahkan ke sel interogasi dalam upaya untuk membongkar strukturnya di dalam penjara zionis. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ICRC: “Penjajah ‘Israel’ Hancurkan Lebih dari 9.300 Pohon Zaitun di Tepi Barat dalam Setahun”
Penjajah Zionis Segera Rampas Tanah Warga Palestina di Timur Laut Salfit »