Kondisi Tawanan Perempuan Palestina Kian Mengkhawatirkan di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19

14 January 2022, 05:39.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Kepala Otoritas Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan, Mayor Jenderal Qadri Abu Bakr, Kamis (13/1/2022), mengatakan bahwa sipir penjajah ‘Israel’ harus bertanggung jawab atas kondisi para tawanan wanita Palestina; setelah lima di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Abu Bakr mengungkapkan, telah terjadi peningkatan penyebaran virus Covid-19 di penjara-penjara zionis; di tengah pengabaian medis total oleh penjajah.

Ia menyerukan mendesaknya pembentukan komite medis Palestina dan internasional untuk menindaklanjuti situasi kesehatan para tawanan, terutama mereka yang menderita masalah kesehatan yang sulit.

Penjajah zionis telah menutup Penjara Damon. Mereka memindahkan 33 tawanan wanita ke bagian karantina, yang semakin memperburuk kondisi penahanan mereka.

Kepala Pusat Studi Tawanan, Raafat Hamdouna, menekankan kebutuhan mendesak untuk menindaklanjuti situasi kesehatan para tawanan wanita yang terinfeksi Covid-19.

Hamdouna meminta lembaga-lembaga kemanusiaan dan HAM Palestina, Arab, dan internasional untuk menekan penjajah zionis; guna menyelamatkan para tawanan Palestina; di tengah lonjakan kasus Covid-19. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Bersiap Hancurkan Masjid At-Taqwa di Baitul Maqdis dalam 15 Hari
Di Tengah Musim Dingin, Kobaran Api Hancurkan Tenda di Kamp IDP Al-Sarman Idlib »