Hamas: “Tidak Ada Kemajuan Dalam Upaya Pertukaran Tawanan dengan Penjajah Zionis”

29 January 2022, 22:07.
Suasana pameran yang diadakan oleh Hamas untuk menarik perhatian terhadap situasi para tawanan di penjara Zionis dalam peringatan 10 tahun pertukaran tawanan pada tahun 2011, di Monumen Prajurit Tidak Dikenal, di Kota Gaza, 13 Oktober 2021. [Ali Jadallah/Anadolu Agency]

Suasana pameran yang diadakan oleh Hamas untuk menarik perhatian terhadap situasi para tawanan di penjara Zionis dalam peringatan 10 tahun pertukaran tawanan pada tahun 2011, di Monumen Prajurit Tidak Dikenal, di Kota Gaza, 13 Oktober 2021. [Ali Jadallah/Anadolu Agency]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Gerakan Hamas membantah adanya perkembangan dalam upaya pertukaran tawanan dengan penjajah zionis ‘Israel’.

Seorang sumber dari Hamas mengatakan kepada Quds Press bahwa para “petinggi” zionis terus meminta berbagai negara yang mereka kunjungi untuk menengahi kesepakatan pertukaran tawanan.

Ketua Knesset, Miki Levy, misalnya, meminta bantuan Jerman untuk menengahi pembicaraan dengan Hamas.

Levy meminta bantuan Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam mencapai kesepakatan untuk pembebasan orang ‘Israel’ yang ditangkap oleh perlawanan Palestina di Gaza.

Menurut pejabat Hamas yang memimpin berkas pertukaran tawanan, sejumlah mediator yang kuat, termasuk Swiss, Qatar, Turki, Mesir dan Norwegia, serta Jerman, telah membahas masalah ini dengan gerakan tersebut.

“Semua mediator mencapai titik di mana mereka yakin bahwa zionis tidak serius tentang pertukaran tawanan pada tahap ini,” kata Zaher Jabareen.

Penjajah zionis percaya bahwa mayat dua serdadunya, Letnan Hadar Goldin dan Sersan Oron Shaul, ditahan di Gaza setelah mereka tewas dalam pertempuran selama serangan 2014.

Ditambah dua orang yang diklaim sebagai warga sipil, Avera Mengistu dan Hisham Al-Sayed.

Padahal, menurut Hamas, mereka berdua juga serdadu zionis dan ditahan sebagai tawanan perang.

Hamas mendesak penjajah zionis untuk membebaskan sebanyak mungkin dari antara 4.650 tawanan Palestina yang disekapnya dengan “imbalan” empat orang zionis ‘Israel’ tersebut. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« BAITUL MAQDIS PEACE RUN & GOWES – Bergerak Bersama, Kuatkan Keluarga Kita
Tawanan Palestina Sangat Membutuhkan Selimut dan Pakaian Musim Dingin »