Akademisi Baitul Maqdis Ungkap Alasan Pemukim Ilegal Yahudi Ngotot Menyembelih Hewan di Masjidil Aqsha

17 April 2022, 10:49.

Berita 3067 (17 April 2022)

BAITUL MAQDIS (Sahabat Al-Aqsha) – Sehari-semalam kemarin, pemuda Palestina berhasil menggagalkan 15 kali usaha pemukim haram Yahudi menyembelih hewan “kurban“ di Masjidil Aqsha. @MaydanAlQuds

Lantas, mengapa tahun ini mereka ngotot “kurban” di Masjidil Aqsha?

DR Ahmad Mustafa Fawaqah, dosen Syariah dan Ushuluddin di Universitas Al-Quds di Baitul Maqdis, menjelaskan tentang penyembelihan “kurban” Yahudi di hari raya Pesakh (Paskah) Yahudi, dan mengapa tahun ini lebih kelihatan agresi mendekat ke arah Masjidil Aqsha.

Berikut penjelasan DR Ahmad Fawaqah:

Menurut ajaran Taurat, mereka mempersembahkan “kurban” pada malam Paskah dan memercikkan darahnya.

Hal itu berdasarkan riwayat kitab Keluaran yang mengatakan bahwa Allah memerintahkan Musa untuk menyuruh Bani Israel memasang tanda darah anak domba di pintu mereka sehingga malaikat maut tidak akan masuk dan membunuh sapi-sapi mereka.

Inilah yang membuka jalan bagi eksodus mereka dari tanah perbudakan di Mesir ke tanah kebebasan di Kanaan.

Persiapan yang dilakukan oleh ultra-Ortodoks tahun ini digambarkan sebagai peristiwa “luar biasa”, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena, diselingi upaya baru untuk melakukan penyembelihan “kurban” di halaman Masjidil Aqsha.

Selama beberapa tahun, kelompok-kelompok ekstremis zionis yang menuntut pembangunan kembali Bait Suci di lokasi Masjidil Aqsha berusaha mendekat dan semakin mendekat ke pelataran Masjidil Aqsha untuk melakukan ritual penyembelihan “kurban” dan memercikkan darah “kurban”.

Pada 2015, ritual diadakan di permukiman ilegal Yahudi dekat Ramallah. Sedangkan tahun-tahun berikutnya diadakan di Bukit Zaitun dan Magharibah Quarter di Kota Baitul Maqdis.

Tahun lalu, kurban dipersembahkan di salah satu sinagog dekat Tembok Al-Buraq.

Keberhasilan mereka semakin mendekat ke arah Masjid Al-Aqsha selama beberapa tahun terakhir membuat kelompok-kelompok ekstremis Yahudi percaya bahwa waktunya telah tiba untuk mempersembahkan “kurban” di halaman Masjidil Aqsha di depan Ash-Shakhrah.

Hal ini mendorong pemimpin gerakan ekstremis Yahudi “Kembali ke Bukit Bait Suci”, Rafael Morris, mengajukan permintaan kepada serdadu zionis agar mengizinkan kelompok Yahudi mempersembahkan kurban tahun ini di halaman Masjidil Aqsha pada Jum’at malam, 15 April.

Meski permintaannya ditolak, Morris mengancam akan datang dan mempersembahkan kurban di tempat dan waktu yang telah ditentukannya. (Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« #RamadhanGarisDepan 1443 – Peluang Emas Menjadi Wali Asuh Yatim Syuhada Garis Depan
Rezim Bangladesh Tutup Puluhan Sekolah Menengah di Kamp Pengungsian, Ribuan Anak Muhajirin Terdampak »