VIDEO – Terungkap Video Eksekusi Puluhan Warga Suriah di Tadamon, Bukti Kuat Seret Diktator Assad dan Para Penjahat Perang

29 April 2022, 14:57.
Foto: The Guardian

Foto: The Guardian

SURIAH (Anadolu Agency) – Surat kabar Inggris, The Guardian, menerbitkan laporan investigatif, Kamis (28/4/2022), dengan memuat rekaman video yang menunjukkan pembantaian yang terjadi di Tadamon, di dekat ibu kota Suriah, Damaskus, pada April 2013.

Laporan tersebut berjudul “Pembantaian di Tadamon: Bagaimana Dua Akademisi Memburu Penjahat Perang Suriah”. Laporan itu ditulis oleh koresponden Timur Tengah, Martin Chulov.

Tadamon berada di pinggiran selatan Damaskus.

Di sanalah sekelompok warga sipil Suriah ditangkap, didorong ke lubang eksekusi, lalu ditembak mati.

The Guardian melaporkan bahwa kuburan massal itu berisi setidaknya 41 mayat setelah pembantaian itu.

Mayat-mayat itu kemudian disiram dengan bahan bakar lalu dibakar.

Dalam rekaman video, terdengar suara serdadu tertawa.

Pembantaian itu terjadi hanya beberapa mil dari “istana” diktator Suriah Bashar al-Assad.

Rekaman itu adalah dokumentasi paling kuat secara legal untuk menyeret Assad dan para penjahat kemanusiaan di Suriah.

Chulov mengatakan rekaman itu memberi gambaran sekilas tentang bagian perang 10 tahun yang sebelumnya tidak terungkap.

VIDEO : https://twitter.com/anadoluagency/status/1519709858383241218

VIDEO : https://twitter.com/sahabatalaqsha/status/1519809217711906816?cxt=HHwWgICpwcybuZcqAAAA

The Guardian melaporkan, pembantaian itu dilakukan oleh Cabang 227 dari intelijen militer rezim Suriah.

Video itu direkam oleh seorang anggota baru milisi loyalis, yang pertama-tama membocorkannya kepada seorang aktivis oposisi di Prancis, kemudian ke dua peneliti: Annsar Shahhoud dan Prof. Ugur Umit Ungor dari Pusat Holocaust dan Genosida Universitas Amsterdam.

Annsar, seorang kritikus rezim Assad, membuat akun anonim di Facebook untuk menjangkau pejabat rezim Suriah.

Pada Maret 2021, dia terhubung dengan seorang pria bernama Amgd Youssuf, yang diduga sebagai salah satu pria bersenjata dalam video tersebut.

Kedua peneliti menyerahkan bukti mereka, yang terdiri dari video, catatan, dan ribuan jam wawancara kepada jaksa di Belanda, Jerman, dan Prancis.

Sumbernya dikatakan dalam kondisi aman di luar Suriah. (Anadolu Agency)

Foto: The Guardian

Foto: The Guardian

Foto: The Guardian

Foto: The Guardian

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ambulans dan Obat-obatan dari Keluarga Indonesia Bantu Mu’takif Masjidil Aqsha yang Terluka
Penjajah Zionis Tangkap Enam Nelayan dan Hancurkan Kapal Penangkap Ikan di Gaza »