Washington Post Bantah Klaim Zionis soal Baku Tembak ketika Shireen Abu Akleh Dibunuh

14 June 2022, 09:16.
Foto: Ra?id Necati Asl?m - Anadolu Agency

Foto: Rasid Necati Aslim – Anadolu Agency

PALESTINA (Middle East Monitor)The Washington Post menerbitkan sebuah artikel investigasi tentang pembunuhan wartawati Al-Jazeera Palestina, Shireen Abu Akleh.

The Washington Post menyatakan bahwa seorang serdadu zionis ‘Israel’ telah membunuh Shireen pada 11 Mei 2022 di Kota Jenin, di Tepi Barat terjajah.

Media tersebut mengutip beberapa wawancara dengan saksi mata dan memeriksa sejumlah video, termasuk video siaran langsung saat penembakan terjadi, serta melakukan analisis audio.

The Washington Post memeriksa lebih dari 60 video, unggahan media sosial, dan foto-foto peristiwa tersebut. Juga melakukan dua inspeksi fisik di area tersebut dan menugaskan dua analisis akustik independen guna menelusuri suara tembakan,” ungkap The Post.

“Hasil investigasi menunjukkan bahwa seorang serdadu zionis dalam konvoi kemungkinan besar menembak dan membunuh Abu Akleh,” ungkap Sarah Cahlan, Meg Kelly dan Steve Hendrix, yang melakukan dan menulis investigasi.

The Post membantah klaim zionis bahwa telah terjadi baku tembak antara serdadu penjajah dengan orang-orang bersenjata Palestina pada saat Abu Akleh terbunuh.

Klaim zionis bahwa seorang pria bersenjata berada di antara para wartawan ketika seorang serdadu melepaskan tembakan juga dibantah The Post.

“Kami sangat yakin tidak ada warga Palestina bersenjata, dan tidak ada baku tembak atau bentrokan dengan ‘Israel’,” kata surat kabar itu, sembari mengutip Produser Al-Jazeera, Ali Samoudi.

Saat kejadian, para wartawan kemudian bergerak menuju konvoi zionis ‘Israel’. Kondisi saat itu benar-benar tenang, tidak ada tembakan sama sekali.

Tiba-tiba, ada rentetan peluru. Satu peluru mengenai Ali Samoudi dan satu peluru lainnya membunuh Shireen Abu Akleh, ketika rekan-rekan mereka berupaya mencari tempat berlindung.

“Penjajah zionis belum merilis bukti yang menunjukkan keberadaan seorang pria bersenjata. Bukti video dan audio yang tersedia jelas-jelas membantah klaim serdadu bahwa ada baku tembak di menit sebelum Abu Akleh terbunuh,” ungkap The Post.

Beberapa saksi mata yang diwawancarai The Post juga mengatakan tidak ada baku tembak pada saat itu.

Kesimpulan The Washington Post sejalan dengan CNN dan Associated Press, yang mengonfirmasikan dalam dua laporan terpisah pada bulan lalu; bahwa serdadu zionis telah membunuh Abu Akleh.

CNN bahkan menyebut Shireen sengaja diincar sebagai target penyerangan. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« QURBAN GARIS DEPAN 1443 H – Kuatkan Keluarga Kita yang Bertahan dan Berjihad
Bermuatan Belasan Ribu Domba, Kapal Tujuan Arab Saudi Tenggelam di Perairan Sudan »