SNHR: “Masyarakat Dunia Harus Desak Rezim Suriah Bebaskan 132 Ribu Warga yang Masih Ditawan”

14 June 2022, 19:44.
Keluarga para tawanan dan korban penghilangan paksa menunggu pembebasan anggota keluarga mereka dari pusat penahanan rezim Suriah, medio Mei 2022, di Kota Damaskus. Sebagian yang lain berupaya mencari informasi tentang keluarganya. (AFP)

Keluarga para tawanan dan korban penghilangan paksa menunggu pembebasan anggota keluarga mereka dari pusat penahanan rezim Suriah, medio Mei 2022, di Kota Damaskus. Sebagian yang lain berupaya mencari informasi tentang keluarganya. (AFP)

SURIAH (SNHR) – Syrian Network for Human Rights (SNHR) mencatat bahwa rezim diktator Suriah telah membebaskan 539 tawanan kurun 1 Mei 2022 hingga 13 Juni 2022.

Ratusan tawanan tersebut, termasuk 61 perempuan dan 16 orang yang masih anak-anak pada saat ditangkap beberapa tahun lalu, dibebaskan dari berbagai penjara sipil dan militer.

Pembebasan ini dilakukan setelah rezim diktator Assad mengeluarkan keputusan nomor 7 tahun 2022.

Sebanyak 28 orang yang dibebaskan, termasuk empat perempuan, telah mengungsi atau tinggal di luar negeri, kemudian ditangkap setelah mereka kembali ke Suriah.

SNHR menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendesak rezim Suriah membebaskan lebih dari 132.000 orang yang masih ditawan.

Termasuk 87.000 orang yang diklasifikasikan sebagai korban penghilangan paksa.

Rezim Suriah harus mengakhiri semua kezhaliman dan menghapus semua hukuman yang dikeluarkan oleh “pengadilan”, yang secara terang-terangan telah melanggar hak-hak dasar warga Suriah. (SNHR)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dituduh Menghina Serdadu, Anak Palestina Berusia Dua Tahun Ditahan Penjajah Zionis
Jenazah Perempuan Suriah Ditemukan di Kamp Al-Hol, Terdapat Luka Tembak di Jasadnya »