Biro Pusat Statistik Palestina: “6,4 Juta Warga Palestina Berstatus Pengungsi”

22 June 2022, 07:21.
Para Muhajirin Palestina menggelar unjuk rasa mendukung warga Palestina di Kota Gaza, di Kamp Pengungsian Ain al-Hilweh di Sidon, Lebanon, pada 30 Mei 2021. [Ali Hankir - Anadolu Agency]

Para Muhajirin Palestina menggelar unjuk rasa mendukung warga Palestina di Kota Gaza, di Kamp Pengungsian Ain al-Hilweh di Sidon, Lebanon, pada 30 Mei 2021. [Ali Hankir – Anadolu Agency]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS) merilis data bahwa sekira 6,4 juta warga Palestina terdaftar sebagai pengungsi.

PCBS merilis perincian tersebut dalam momentum peringatan Hari Pengungsi Sedunia 2022.

Terungkap bahwa 28,4 persen pengungsi (Muhajirin) Palestina tinggal di 58 kamp UNRWA.

Tercatat ada 10 kamp UNRWA di Yordania, sembilan di Suriah, 12 di Lebanon, 19 di Tepi Barat terjajah, dan delapan di Jalur Gaza yang dikepung.

Jumlah pengungsi yang sebenarnya diperkirakan lebih tinggi, karena angka 6,4 juta tersebut tidak termasuk warga Palestina yang tergusur pada periode setelah tahun 1949 hingga perang tahun 1967.

Jumlah tersebut juga tidak termasuk mereka yang tergusur setelah perang tahun 1967.

Jumlah penduduk Palestina di seluruh dunia tahun 2021 mencapai sekira 14 juta, yang menunjukkan bahwa penduduk Palestina telah meningkat sepuluh kali lipat sejak Nakba 1948.

Perkiraan populasi menunjukkan bahwa populasi di Tepi Barat, termasuk Baitul Maqdis, pada akhir 2021 mencapai 3,2 juta. Sekira 2,1 juta warga Palestina tinggal di Jalur Gaza.

Di Provinsi Baitul Maqdis, jumlah penduduk mencapai 477.000 jiwa pada akhir tahun lalu.

Sekira 65 persen (308.000 orang) tinggal di wilayah timur Baitul Maqdis, yang dicaplok penjajah ‘Israel’ setelah menduduki Tepi Barat pada 1967.

Berdasarkan statistik itu, orang-orang Palestina merupakan 49,9 persen dari populasi yang tinggal di Palestina yang bersejarah.

Sementara para pemukim ilegal zionis ‘Israel’ merupakan 50,1 persen dari populasi.

Akan tetapi, mereka merampas lebih dari 85 persen total wilayah Palestina yang bersejarah. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas Serukan Boikot Universitas Zionis ‘Israel’ Atas Keterlibatannya Dalam Penjajahan
Mahasiswa Universitas An-Najah Desak Tindakan Tegas terhadap Pelaku Penyerangan di Kampus »