Paruh Pertama 2022, Pemukim Ilegal Bunuh Tiga Warga Palestina dan Lukai 429 Warga

25 June 2022, 18:28.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Pemukim ilegal Yahudi kian menggencarkan serangan terhadap warga Palestina dan bangunan mereka selama paruh pertama tahun 2022.

Tindakan itu dilakukan gerombolan pemukim kolonial di bawah perlindungan serdadu zionis.

Pusat Informasi Palestina “Maaty” mencatat bahwa para pemukim ilegal melakukan 1.062 serangan sejak awal tahun 2022.

Serangan itu mengakibatkan tiga warga Palestina tewas dan melukai 429 lainnya.

Penduduk yang gugur termasuk pria lansia, Suleiman al-Hathlin (75 tahun), tanggal 17 Juni 2022.

Suleiman menderita luka serius dan patah tulang tengkorak setelah ditabrak kendaraan pemukim ilegal.

Mustafa Salma (25 tahun) tewas setelah ditabrak seorang pemukim ilegal di pos pemeriksaan Beit Sira, sebelah barat Ramallah.

Ali Hassan Harb (27 tahun) tewas ditikam ketika ia menghadapi serangan pemukim ilegal di lingkungan Skaka di daerah Salfit, beberapa hari yang lalu.

Maaty mencatat para pemukim kolonial melakukan 18 serangan penabrakan menggunakan mobil, 138 serangan lempar batu, 70 pemukulan, 18 serangan gas merica, dan 25 penembakan.

Sebanyak 191 serangan pemukim ilegal dilakukan di seluruh Tepi Barat yang diduduki. Mereka juga melakukan pemblokiran rute sebanyak 18 kasus.

Sedangkan 155 serangan pemukim ilegal dilakukan terhadap tempat-tempat suci, termasuk Masjid Ibrahimi dan Masjidil Aqsha.

Lebih dari 700.000 pemukim ilegal Yahudi menduduki wilayah Tepi Barat. Mereka terus menyulitkan bahkan meneror warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan.

Di bawah hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki berstatus ilegal. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Anak Palestina Berusia 16 Tahun Tewas Dibunuh Serdadu Penjajah Zionis di Ramallah
27 Warga Palestina Pengidap Kanker Ditawan di Penjara-penjara Penjajah Zionis »