Anak Suriah Berusia 12 Tahun Tewas Akibat Ledakan Granat Tangan di Raqqa

25 June 2022, 22:22.
Foto: SNHR

Foto: SNHR

SURIAH (SNHR) – Seorang anak berusia 12 tahun, Kamal Ahmad al Omar, dari lingkungan al Mukhtalata, di Kota Raqqa, tewas pada hari Rabu (22/6/2022).

Kamal tewas akibat ledakan granat tangan yang dia temukan di atap sebuah toko di lingkungan al Sena’a, di Kota Raqqa.

Kota itu berada di bawah kendali Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Syrian Network for Human Rights (SNHR) masih berusaha menghubungi saksi mata untuk mendalami peristiwa tersebut.

Guna mengantisipasi hal serupa, SNHR mendesak pengendalian kepemilikan senjata di kalangan masyarakat sipil.

Sehari sebelumnya, 21 Juni 2022, Ahmad Haitham Jafo (14 tahun), yang berasal dari Desa Korzila, wilayah Kota Afrin, di pinggiran utara Provinsi Hasaka, diculik oleh serdadu SDF.

Ahmad Haitham, yang bersama keluarganya tinggal di lingkungan al Sheikh Maqsood di Kota Aleppo, diculik setelah dia meninggalkan sekolahnya “Mikhail Naimy”.

SNHR menduga Ahmad Haitham dibawa ke pusat perekrutan, untuk selanjutnya dipaksa menjalani wajib militer.

Orang tua anak tersebut belum diberitahu tentang keberadaannya.

Ahmad Haitham tidak diizinkan untuk menghubungi keluarganya, dan keluarganya pun dilarang mengunjunginya.

SNHR mengonfirmasikan sekira 197 anak masih menjalani wajib militer di kamp perekrutan SDF. (SNHR)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 27 Warga Palestina Pengidap Kanker Ditawan di Penjara-penjara Penjajah Zionis
Dipaksa Turun dari Bus, Warga Suriah Berusia 50 Tahun Dibunuh di Daraa »