Kondisi Kesehatan Menurun Selama Aksi Mogok Makan, Syaikh Yusuf Albaz Dipindahkan ke Klinik Penjara

13 August 2022, 18:24.
Foto: Palinfo (Arsip)

Foto: Palinfo (Arsip)

PALESTINA (Palinfo) – Masyarakat Tawanan Palestina (PPS), Jumat (12/8/2022), mengatakan bahwa tawanan Palestina yang melakukan aksi perlawanan dengan mogok makan, Syaikh Yusuf Albaz, dipindahkan ke klinik Penjara Raymond setelah kondisi kesehatannya menurun.

PPS mengatakan kepada Quds Press bahwa ketegangan terjadi di penjara zionis seiring menurunnya kesehatan Syaikh Albaz, yakni setelah dia memutuskan tidak minum air, yang meningkatkan skala mogok makannya.

Sebelumnya, pada hari Kamis, Syaikh Albaz memulai aksi mogok makan sebagai protes keras terhadap penahanannya yang berkelanjutan.

Tawanan berusia 64 tahun, Syaikh Yusuf Albaz, merupakan khatib Masjid Agung di Lod.

Ayah dari enam anak itu ditawan penjajah zionis sejak April 2022.

Meskipun ada keputusan “pengadilan” negara palsu untuk membebaskan Syaikh Albaz, agen intelijen zionis mengabaikannya dan terus menahan Syaikh Albaz. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Berupaya Jalin Normalisasi, Praktisi Teknologi Negara Palsu ‘Israel’ Kunjungi Indonesia
‘Kami Membunuh Seorang Anak Kecil, tetapi Itu Sesuai Aturan’ »