VIDEO – UNHCR: 348 Muhajirin Rohingya Tewas dan Hilang di Laut Sepanjang Tahun 2022

19 January 2023, 08:04.
Seorang warga desa menarik tali pada perahu kayu yang digunakan oleh Muhajirin Rohingya di Pidie, provinsi Aceh, Indonesia [File: Amanda Jufrian/AFP]

Seorang warga desa menarik tali pada perahu kayu yang digunakan oleh Muhajirin Rohingya di Pidie, provinsi Aceh, Indonesia [File: Amanda Jufrian/AFP]

JENEWA (Aljazeera) – PBB telah menyatakan peningkatan yang “mengkhawatirkan” mengenai jumlah Muhajirin Rohingya yang hilang di laut setelah melarikan diri dari tanah air mereka di Myanmar atau Bangladesh.

PBB pun memperingatkan akan lebih banyak lagi yang kehilangan nyawa jika tak dilakukan tindakan bersama segera.

Lebih dari 3.500 Muhajirin Rohingya mencoba menyeberang laut pada tahun 2022, di mana angka tersebut menunjukkan peningkatan besar dibanding tahun sebelumnya, ketika sekira 700 Muhajirin melakukan perjalanan serupa, sebut UNHCR, badan pengungsi PBB, Selasa (17/1/2023).

“UNHCR telah mencatat peningkatan jumlah kematian yang mengkhawatirkan. Sedikitnya 348 orang tewas atau hilang di laut pada 2022, menjadikannya salah satu tahun paling mematikan sejak 2014,” kata juru bicara UNHCR Shabia Mantoo kepada wartawan di Jenewa.

Dia mengatakan bahwa 3.040 Rohingya yang berusaha melarikan diri melalui laut tahun lalu telah mendarat, terutama di Myanmar, Malaysia, Indonesia, dan Bangladesh. Hampir 45 persen dari mereka yang melakukan pelayaran berbahaya tersebut adalah perempuan dan anak-anak.

Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=smwo9Y0SgeA

Sebagian besar kapal berangkat dari Myanmar dan Bangladesh, menunjukkan meningkatnya kondisi yang sangat sulit di antara warga Rohingya di kedua negara tersebut.

“Mereka melakukan perjalanan laut yang berbahaya ini dalam upaya mencari perlindungan, keamanan, berkumpul lagi dengan keluarga, dan mendapat mata pencaharian di negara lain,” katanya.

Beberapa kapal yang berangkat pada Desember masih berada di lautan hingga akhir tahun 2022, kata Mantoo, yang mensinyalir ada satu kapal yang dikhawatirkan tenggelam yang mengangkut sekira 180 Muhajirin di dalamnya. (Aljazeera)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Perusahaan ‘Israel’ Segera Pasok Sistem Intelijen Digital di Jantung Jaringan Telekomunikasi Myanmar
Layanan Medis Sangat Terbatas di Yaman, Kondisi Pasien Pengidap Kanker Kian Mengkhawatirkan »